بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ
Preview ukuran font
ٱصْبِرْ عَلَىٰ مَا يَقُولُونَ وَ
وَمَا خَلَ
وَوَهَ
وَقَالُو
قَالَ فَ
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang
Sad walqur-ani theeaththikr
1. Ṣād, demi Alquran yang mengandung peringatan.
بَلِ
Bali allatheena kafaroo fee AAizzatinwashiqaq
2. Tetapi orang-orang yang kafir (berada) dalam kesombongan dan permusuhan.
كَمْ أَهْلَكْنَا مِ
Kam ahlakna min qablihim min qarninfanadaw walata heena manas
3. Betapa banyak umat sebelum mereka yang telah Kami binasakan, lalu mereka meminta tolong padahal (waktu itu) bukanlah saat untuk lari melepaskan diri.
وَعَجِب
WaAAajiboo an jaahum munthirunminhum waqala alkafiroona hatha sahirunkaththab
Dan mereka heran karena mereka kedatangan seorang pemberi peringatan (rasul) dari kalangan mereka; dan orang-orang kafir berkata, "Orang ini adalah pesihir yang banyak berdusta."
أَجَعَلَ
AjaAAala al-alihata ilahan wahidaninna hatha lashay-on AAujab
Apakah dia menjadikan tuhan-tuhan itu Tuhan yang satu saja? Sungguh, ini benar-benar sesuatu yang sangat mengherankan.
وَ
Wantalaqa almalao minhum aniimshoo wasbiroo AAala alihatikuminna hatha lashay-on yurad
Lalu pergilah pemimpin-pemimpin mereka (seraya berkata), "Pergilah kamu dan tetaplah (menyembah) tuhan-tuhanmu, sesungguhnya ini benar-benar suatu hal yang dikehendaki.1
مَا سَمِعْنَا بِهَ
Ma samiAAna bihatha feealmillati al-akhirati in hatha illa ikhtilaq
Kami tidak pernah mendengar hal ini dalam agama yang terakhir,1 ini (mengesakan Allah), tidak lain hanyalah (dusta) yang diada-adakan,
أَءُ
Aonzila AAalayhi aththikru minbaynina bal hum fee shakkin min thikree bal lammayathooqoo AAathab
mengapa Alquran itu diturunkan kepada Dia di antara kita?" Sebenarnya mereka ragu-ragu terhadap Alquran-Ku, tetapi mereka belum merasakan azab(-Ku).
أَمْ عِ
Am AAindahum khaza-inu rahmatirabbika alAAazeezi alwahhab
Atau apakah mereka itu mempunyai perbendaharaan rahmat Tuhanmu Yang Mahaperkasa, Maha Pemberi?
أَمْ لَه
Am lahum mulku assamawatiwal-ardi wama baynahuma falyartaqoofee al-asbab
Atau apakah mereka mempunyai kerajaan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya? (Jika ada), maka biarlah mereka menaiki tangga-tangga (ke langit).
جُن
Jundun ma hunalika mahzoomunmina al-ahzab
(Mereka itu) kelompok besar bala tentara yang berada di sana yang akan dikalahkan.1
كَذَّبَتْ قَ
Kaththabat qablahum qawmu noohinwaAAadun wafirAAawnu thoo al-awtad
Sebelum mereka itu, kaum Nuh, 'Ād dan Fir'aun yang mempunyai bala tentara yang banyak, juga telah mendustakan (rasul-rasul),
وَثَمُودُ وَقَوْمُ لُو
Wathamoodu waqawmu lootin waas-habual-aykati ola-ika al-ahzab
dan (begitu juga) Samud, kaum Luṭ dan penduduk Aikah.1 Mereka itulah golongan-golongan yang bersekutu (menentang rasul-rasul).
إِ
In kullun illa kaththaba arrusulafahaqqa AAiqab
Semua mereka itu mendustakan rasul-rasul, maka pantas mereka merasakan azab-Ku.
وَمَا يَ
Wama yanthuru haola-iilla sayhatan wahidatan ma lahamin fawaq
Dan sebenarnya yang mereka tunggu adalah satu teriakan saja, yang tidak ada selanya.1
وَقَالُو
Waqaloo rabbana AAajjil lanaqittana qabla yawmi alhisab
Dan mereka berkata, "Ya Tuhan kami, segerakanlah azab yang diperuntukkan bagi kami sebelum hari perhitungan."
ٱصْبِرْ عَلَىٰ مَا يَقُولُونَ وَ
Isbir AAala mayaqooloona wathkur AAabdana dawooda thaal-aydi innahu awwab
Bersabarlah atas apa yang mereka katakan; dan ingatlah akan hamba Kami Dawud yang mempunyai kekuatan; sungguh dia sangat taat (kepada Allah).
إِ
Inna sakhkharna aljibalamaAAahu yusabbihna bilAAashiyyi wal-ishraq
Sungguh, Kamilah yang menundukkan gunung-gunung untuk bertasbih bersama dia (Dawud) pada waktu petang dan pagi,
وَ
Wattayra mahshooratankullun lahu awwab
dan (Kami tundukkan pula) burung-burung dalam keadaan terkumpul. Masing-masing sangat taat (kepada Allah).
وَشَدَ
Washadadna mulkahu waataynahualhikmata wafasla alkhitab
Dan Kami kuatkan kerajaannya dan Kami berikan hikmah kepadanya1 serta kebijaksanaan dalam memutuskan perkara.
۞ وَهَلْ أَتَ
Wahal ataka nabao alkhasmi ithtasawwaroo almihrab
Dan apakah telah sampai kepadamu berita orang-orang yang berselisih ketika mereka memanjat dinding mihrab?
إِذْ دَخَلُو
Ith dakhaloo AAala dawoodafafaziAAa minhum qaloo la takhaf khasmanibagha baAAduna AAala baAAdinfahkum baynana bilhaqqi walatushtit wahdina ila sawa-iassirat
ketika mereka masuk menemui Dawud lalu dia terkejut karena (kedatangan) mereka. Mereka berkata, "Janganlah takut! (Kami) berdua sedang berselisih, sebagian dari kami berbuat zalim kepada yang lain; maka berilah keputusan di antara kami secara adil dan janganlah menyimpang dari kebenaran serta tunjukilah kami ke jalan yang lurus.
إِ
Inna hatha akhee lahu tisAAunwatisAAoona naAAjatan waliya naAAjatun wahidatun faqalaakfilneeha waAAazzanee fee alkhitab
Sesungguhnya saudaraku ini mempunyai sembilan puluh sembilan ekor kambing betina dan aku mempunyai seekor saja, lalu dia berkata, "Serahkanlah (kambingmu) itu kepadaku! Dan dia mengalahkan aku dalam perdebatan."
قَالَ لَقَ
Qala laqad thalamakabisu-ali naAAjatika ila niAAajihi wa-innakatheeran mina alkhulata-i layabghee baAAduhum AAalabaAAdin illa allatheena amanoowaAAamiloo assalihati waqaleelun mahum wathanna dawoodu annama fatannahufastaghfara rabbahu wakharra rakiAAan waanab
Dia (Dawud) berkata, "Sungguh, dia telah berbuat zalim kepadamu dengan meminta kambingmu itu untuk (ditambahkan) kepada kambingnya. Memang banyak di antara orang-orang yang bersekutu itu berbuat zalim kepada yang lain, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan; dan hanya sedikitlah mereka yang begitu." Dan Dawud menduga bahwa Kami mengujinya; maka dia memohon ampunan kepada Tuhannya lalu menyungkur sujud dan bertobat.
فَغَفَرْنَا لَهُ
Faghafarna lahu thalikawa-inna lahu AAindana lazulfa wahusna maab
Lalu Kami mengampuni (kesalahannya) itu. Dan sungguh, dia mempunyai kedudukan yang benar-benar dekat di sisi Kami dan tempat kembali yang baik.
يَ
Ya dawoodu inna jaAAalnakakhaleefatan fee al-ardi fahkum bayna annasibilhaqqi wala tattabiAAi alhawa fayudillakaAAan sabeeli Allahi inna allatheena yadilloonaAAan sabeeli Allahi lahum AAathabun shadeedun bimanasoo yawma alhisab
(Allah berfirman), "Wahai Dawud! Sesungguhnya engkau Kami jadikan khalifah (penguasa) di bumi, maka berilah keputusan (perkara) di antara manusia dengan adil dan janganlah engkau mengikuti hawa nafsu, karena akan menyesatkan engkau dari jalan Allah. Sungguh, orang-orang yang sesat dari jalan Allah akan mendapat azab yang berat, karena mereka melupakan hari perhitungan."
وَمَا خَلَ
Wama khalaqna assamaawal-arda wama baynahuma batilanthalika thannu allatheena kafaroofawaylun lillatheena kafaroo mina annar
Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dengan sia-sia. Itu anggapan orang-orang kafir, maka celakalah orang-orang yang kafir itu karena mereka akan masuk neraka.
أَمْ نَ
Am najAAalu allatheena amanoowaAAamiloo assalihati kalmufsideenafee al-ardi am najAAalu almuttaqeena kalfujjar
Pantaskah Kami memperlakukan orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan sama dengan orang-orang yang berbuat kerusakan di bumi? Atau pantaskah Kami mengangggap orang-orang yang bertakwa sama dengan orang-orang yang jahat?
كِتَ
Kitabun anzalnahu ilayka mubarakunliyaddabbaroo ayatihi waliyatathakkara olooal-albab
Kitab (Alquran) yang Kami turunkan kepadamu penuh berkah agar mereka menghayati ayat-ayatnya dan agar orang-orang yang berakal sehat mendapat pelajaran.
وَوَهَ
Wawahabna lidawooda sulaymananiAAma alAAabdu innahu awwab
Dan kepada Dawud Kami karuniakan (anak bernama) Sulaiman; dia adalah sebaik-baik hamba. Sungguh, dia sangat taat (kepada Allah).
إِذْ عُرِضَ عَلَيْهِ بِ
Ith AAurida AAalayhi bilAAashiyyiassafinatu aljiyad
(Ingatlah) ketika suatu sore dipertunjukkan kepadanya (kuda-kuda) yang jinak, (tetapi) sangat cepat larinya,
فَقَالَ إِ
Faqala innee ahbabtu hubbaalkhayri AAan thikri rabbee hatta tawaratbilhijab
maka dia berkata, "Sesungguhnya aku menyukai segala yang baik (kuda), yang membuat aku ingat akan (kebesaran) Tuhanku, sampai matahari terbenam."1
رُدُّوهَا عَلَىَّۖ فَطَفِقَ مَسْح
Ruddooha AAalayya fatafiqa mashanbissooqi wal-aAAnaq
"Bawalah semua kuda itu kembali kepadaku." Lalu dia mengusap-usap kaki dan leher kuda itu.1
وَلَقَ
Walaqad fatanna sulaymanawaalqayna AAala kursiyyihi jasadan thumma anab
Dan sungguh, Kami telah menguji Sulaiman dan Kami jadikan (dia) tergeletak di atas kursinya sebagai tubuh (yang lemah karena sakit), kemudian dia bertobat.1
قَالَ رَبِّ
Qala rabbi ighfir lee wahab leemulkan la yanbaghee li-ahadin min baAAdee innakaanta alwahhab
Dia berkata, "Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh siapa pun setelahku. Sungguh, Engkaulah Yang Maha Pemberi."
فَسَخَّرْنَا لَهُ
Fasakhkharna lahu arreehatajree bi-amrihi rukhaan haythu asab
Kemudian Kami tundukkan kepadanya angin yang berhembus dengan baik menurut perintahnya ke mana saja yang dikehendakinya,
وَ
Washshayateena kulla banna-inwaghawwas
dan (Kami tundukkan pula kepadanya) setan-setan, semuanya ahli bangunan dan penyelam,
وَءَاخَرِينَ مُقَرَّنِينَ فِى
Waakhareena muqarraneena fee al-asfad
dan (setan) lain yang terikat dalam belenggu.
هَ
Hatha AAataona famnunaw amsik bighayri hisab
Inilah anugerah Kami; maka berikanlah (kepada orang lain) atau tahanlah (untuk dirimu sendiri) tanpa perhitungan.
وَإِ
Wa-inna lahu AAindana lazulfawahusna maab
Dan sungguh, dia mempunyai kedudukan yang dekat pada sisi Kami dan tempat kembali yang baik.
وَ
Wathkur AAabdanaayyooba ith nada rabbahu annee massaniya ashshaytanubinusbin waAAathab
Dan ingatlah akan hamba Kami Ayyub ketika dia menyeru Tuhannya, "Sesungguhnya aku diganggu setan dengan penderitaan dan bencana."
ٱرْكُضْ بِرِ
Orkud birijlika hathamughtasalun baridun washarab
(Allah berfirman), "Hentakkanlah kakimu; inilah air yang sejuk untuk mandi dan untuk minum."
وَوَهَ
Wawahabna lahu ahlahu wamithlahummaAAahum rahmatan minna wathikrali-olee al-albab
Dan Kami anugerahi dia (dengan mengumpulkan kembali) keluarganya dan Kami lipat gandakan jumlah mereka, sebagai rahmat dari Kami dan pelajaran bagi orang-orang yang berpikiran sehat.1
وَخُذْ بِيَدِكَ ضِغْ
Wakhuth biyadika dighthan fadribbihi wala tahnath inna wajadnahu sabiranniAAma alAAabdu innahu awwab
Dan ambillah seikat (rumput) dengan tanganmu, lalu pukullah dengan itu dan janganlah engkau melanggar sumpah. Sesungguhnya Kami dapati dia (Ayyub) seorang yang sabar. Dialah sebaik-baik hamba. Sungguh, dia sangat taat (kepada Allah).
وَ
Wathkur AAibadanaibraheema wa-ishaqa wayaAAqooba olee al-aydee wal-absar
Dan ingatlah hamba-hamba Kami: Ibrahim, Ishak dan Yakub yang mempunyai kekuatan-kekuatan yang besar dan ilmu-ilmu (yang tinggi).
إِ
Inna akhlasnahum bikhalisatinthikra addar
Sungguh, Kami telah menyucikan mereka dengan (menganugerahkan) akhlak yang tinggi kepadanya yaitu selalu mengingatkan (manusia) kepada negeri akhirat.
وَإِ
Wa-innahum AAindana lamina almustafaynaal-akhyar
Dan sungguh, di sisi Kami mereka termasuk orang-orang pilihan yang paling baik.
وَ
Wathkur ismaAAeelawa-ilyasaAAa watha alkifli wakullun mina al-akhyar
Dan ingatlah Ismail, Ilyasa' dan Zulkifli. Semuanya termasuk orang-orang yang terbaik.
هَ
Hatha thikrun wa-innalilmuttaqeena lahusna maab
Ini adalah kehormatan (bagi mereka). Dan sungguh, bagi orang-orang yang bertakwa (disediakan) tempat kembali yang terbaik,
جَ
Jannati AAadnin mufattahatanlahumu al-abwab
(yaitu) surga 'Adn yang pintu-pintunya terbuka bagi mereka,
مُتَّكِــِٔينَ فِيهَا يَ
Muttaki-eena feeha yadAAoona feehabifakihatin katheeratin washarab
di dalamnya mereka bersandar (di atas dipan-dipan) sambil meminta buah-buahan yang banyak dan minuman (di surga itu).
۞ وَعِ
WaAAindahum qasiratu attarfiatrab
dan di samping mereka (ada bidadari-bidadari) yang redup pandangannya dan sebaya umurnya.
هَ
Hatha ma tooAAadoona liyawmialhisab
Inilah apa yang dijanjikan kepadamu pada hari perhitungan.
إِ
Inna hatha larizquna malahu min nafad
Sungguh, inilah rezeki dari Kami yang tidak ada habis-habisnya.
هَ
Hatha wa-inna littagheenalasharra maab
Beginilah (keadaan mereka). Dan sungguh, bagi orang-orang yang durhaka pasti (disediakan) tempat kembali yang buruk,
جَهَ
Jahannama yaslawnaha fabi/saalmihad
(yaitu) neraka Jahanam yang mereka masuki; maka itulah seburuk-buruk tempat tinggal.
هَ
Hatha falyathooqoohu hameemunwaghassaq
Inilah (azab neraka), maka biarlah mereka merasakannya, (minuman mereka) air yang sangat panas dan air yang sangat dingin,
وَءَاخَرُ مِ
Waakharu min shaklihi azwaj
dan berbagai macam (azab) yang lain yang serupa itu.
هَ
Hatha fawjun muqtahimunmaAAakum la marhaban bihim innahum saloo annar
(Dikatakan kepada mereka), "Ini rombongan besar (pengikut-pengikutmu) yang masuk berdesak-desak bersama kamu (ke neraka)." Tidak ada ucapan selamat datang bagi mereka karena sesungguhnya mereka akan masuk neraka (kata pemimpin-pemimpin mereka).
قَالُو
Qaloo bal antum la marhabanbikum antum qaddamtumoohu lana fabi/sa alqarar
(Para pengikut mereka menjawab), "Sebenarnya kamulah yang (lebih pantas) tidak menerima ucapan selamat datang, karena kamulah yang menjerumuskan kami ke dalam azab, maka itulah seburuk-buruk tempat menetap."
قَالُو
Qaloo rabbana man qaddama lanahatha fazidhu AAathaban diAAfan fee annar
Mereka berkata (lagi), "Ya Tuhan kami, barangsiapa menjerumuskan kami ke dalam (azab) ini, maka tambahkanlah azab kepadanya dua kali lipat di dalam neraka."
وَقَالُو
Waqaloo ma lana lanara rijalan kunna naAAudduhum mina al-ashrar
Dan (orang-orang durhaka) berkata, "Mengapa kami tidak melihat orang-orang yang dahulu (di dunia) kami anggap sebagai orang-orang yang jahat (hina).
أَتَّخَذْنَ
Attakhathnahum sikhriyyan am zaghatAAanhumu al-absar
Dahulu kami menjadikan mereka olok-olokan, ataukah karena penglihatan kami yang tidak melihat mereka?"
إِ
Inna thalika lahaqqun takhasumuahli annar
Sungguh, yang demikian benar-benar terjadi, (yaitu) pertengkaran di antara penghuni neraka.
قُلْ إِ
Qul innama ana munthirunwama min ilahin illa Allahu alwahidualqahhar
Katakanlah (Muhammad), "Sesungguhnya aku hanya seorang pemberi peringatan, tidak ada tuhan selain Allah Yang Maha Esa, Mahaperkasa,
رَبُّ
Rabbu assamawati wal-ardiwama baynahuma alAAazeezu alghaffar
(yaitu) Tuhan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya, Yang Mahaperkasa, Maha Pengampun."
قُلْ هُوَ نَبَؤٌاْ عَظ
Qul huwa nabaon AAatheem
Katakanlah, "Itu (Alquran) adalah berita besar,
أَ
Antum AAanhu muAAridoon
yang kamu berpaling darinya.
مَا كَانَ لِىَ مِنْ عِلْ
Ma kana liya min AAilmin bilmala-ial-aAAla ith yakhtasimoon
Aku tidak mempunyai pengetahuan sedikit pun tentang al-malaul a'lā (malaikat) ketika mereka berbantah-bantahan.
إ
In yooha ilayya illa annamaana natheerun mubeen
Yang diwahyukan kepadaku, bahwa aku hanyalah seorang pemberi peringatan yang nyata."
إِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلَ
Ith qala rabbuka lilmala-ikatiinnee khaliqun basharan min teen
(Ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat, "Sesungguhnya Aku akan menciptakan manusia dari tanah.
فَإِذَا سَوَّيْتُهُ
Fa-itha sawwaytuhu wanafakhtu feehimin roohee faqaAAoo lahu sajideen
Kemudian apabila telah Aku sempurnakan kejadiannya dan Aku tiupkan roh (ciptaan)-Ku kepadanya; maka tunduklah kamu dengan bersujud kepadanya."
فَسَجَدَ
Fasajada almala-ikatu kulluhumajmaAAoon
Lalu para malaikat itu bersujud semuanya,
إِلّ
Illa ibleesa istakbara wakanamina alkafireen
kecuali iblis; ia menyombongkan diri dan ia termasuk golongan yang kafir.
قَالَ يَ
Qala ya ibleesu mamanaAAaka an tasjuda lima khalaqtu biyadayya astakbarta amkunta mina alAAaleen
(Allah) berfirman, "Wahai iblis, apakah yang menghalangi kamu sujud kepada yang telah Aku ciptakan dengan kedua tangan-Ku. Apakah kamu menyombongkan diri atau kamu (merasa) termasuk golongan yang (lebih) tinggi?"
قَالَ أَنَا۟ خَيْ
Qala ana khayrun minhukhalaqtanee min narin wakhalaqtahu min teen
(Iblis) berkata, "Aku lebih baik darinya, karena Engkau ciptakan aku dari api, sedangkan dia Engkau ciptakan dari tanah."
قَالَ فَ
Qala fakhruj minhafa-innaka rajeem
(Allah) berfirman, "Kalau begitu keluarlah kamu dari surga! Sesungguhnya kamu adalah makhluk yang terkutuk.
وَإِ
Wa-inna AAalayka laAAnatee ila yawmiaddeen
Dan sungguh, kutukan-Ku tetap atasmu sampai hari pembalasan."
قَالَ رَبِّ فَأَ
Qala rabbi faanthirneeila yawmi yubAAathoon
(Iblis) berkata, "Ya Tuhanku, tangguhkanlah aku sampai pada hari mereka dibangkitkan."
قَالَ فَإِ
Qala fa-innaka mina almunthareen
(Allah) berfirman, "Maka sesungguhnya kamu termasuk golongan yang diberi penangguhan,
إِلَىٰ يَوْمِ
Ila yawmi alwaqti almaAAloom
sampai pada hari yang telah ditentukan waktunya (hari Kiamat)."
قَالَ فَبِعِزَّتِكَ لَأُغْوِيَ
Qala fabiAAizzatika laoghwiyannahumajmaAAeen
(Iblis) menjawab, "Demi kemuliaan-Mu, pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya,
إِلَّا عِبَادَكَ مِنْهُمُ
Illa AAibadaka minhumualmukhlaseen
kecuali hamba-hamba-Mu yang terpilih di antara mereka."1
قَالَ فَ
Qala falhaqqu walhaqqaaqool
(Allah) berfirman, "Maka yang benar (adalah sumpahku), dan hanya kebenaran itulah yang Aku katakan.
لَأَمْلَأَ
Laamlaanna jahannama minka wamimmantabiAAaka minhum ajmaAAeen
Sungguh, Aku akan memenuhi neraka Jahanam dengan kamu dan dengan orang-orang yang mengikutimu di antara mereka semuanya."
قُلْ م
Qul ma as-alukum AAalayhi min ajrinwama ana mina almutakallifeen
Katakanlah (Muhammad), "Aku tidak meminta imbalan sedikit pun kepadamu atasnya (dakwahku); dan aku bukanlah termasuk orang yang mengada-ada.
إِنْ هُوَ إِلَّا ذِكْ
In huwa illa thikrun lilAAalameen
(Alquran) ini tidak lain hanyalah peringatan bagi seluruh alam.
وَلَتَعْلَمُ
WalataAAlamunna nabaahu baAAda heen
Dan sungguh, kamu akan mengetahui (kebenaran) beritanya Alquran setelah beberapa waktu lagi."1
Sad
Ayat