۞ فَمَنْ أَظْلَمُ مِ
إِ
وَبَدَا لَهُمْ سَيِّـَٔـاتُ مَا كَسَبُو
أَوْ تَقُولَ لَوْ أَ
وَنُفِخَ فِى
وَتَرَى
ح
رَبَّنَا وَأَ
ٱلْيَوْمَ تُ
وَقَالَ فِرْعَوْنُ ذَرُون
وَلَقَ
۞ وَيَ
قَال
إِ
هُوَ
وَلَقَ
ح
فَقَضَ
وَقَالُو
إِ
وَمِنْ ءَايَ
۞ فَمَنْ أَظْلَمُ مِ
Faman athlamu mimman kathabaAAala Allahi wakaththaba bissidqiith jaahu alaysa fee jahannama mathwan lilkafireen
Maka siapakah yang lebih zalim daripada orang yang membuat-buat kebohongan terhadap Allah dan mendustakan kebenaran yang datang kepadanya? Bukankah di neraka Jahanam tempat tinggal bagi orang-orang kafir?
وَ
Wallathee jaa bissidqiwasaddaqa bihi ola-ika humu almuttaqoon
Dan orang yang membawa kebenaran (Muhammad) dan orang yang membenarkannya, mereka itulah orang yang bertakwa.
لَه
Lahum ma yashaoona AAindarabbihim thalika jazao almuhsineen
Mereka memperoleh apa yang mereka kehendaki di sisi Tuhannya. Demikianlah balasan bagi orang-orang yang berbuat baik,
لِيُكَفِّرَ
Liyukaffira Allahu AAanhum aswaa allatheeAAamiloo wayajziyahum ajrahum bi-ahsani allathee kanooyaAAmaloon
agar Allah menghapus perbuatan mereka yang paling buruk yang pernah mereka lakukan dan memberi pahala kepada mereka dengan yang lebih baik daripada apa yang mereka kerjakan.
أَلَيْسَ
Alaysa Allahu bikafin AAabdahuwayukhawwifoonaka billatheena min doonihi waman yudliliAllahu fama lahu min had
Bukankah Allah yang mencukupi hamba-Nya? Mereka menakut-nakutimu dengan sesembahan yang selain Dia. Barangsiapa dibiarkan sesat oleh Allah maka tidak seorang pun yang dapat memberi petunjuk kepadanya.
وَم
Waman yahdi Allahu fama lahumin mudillin alaysa Allahu biAAazeezin theeintiqam
Dan barangsiapa diberi petunjuk oleh Allah, maka tidak seorang pun yang dapat menyesatkannya. Bukankah Allah Mahaperkasa dan mempunyai (kekuasaan untuk) menghukum?
وَلَئِ
Wala-in saaltahum man khalaqa assamawatiwal-arda layaqoolunna Allahu qul afaraaytumma tadAAoona min dooni Allahi in aradaniyaAllahu bidurrin hal hunna kashifatu durrihiaw aradanee birahmatin hal hunna mumsikaturahmatihi qul hasbiya Allahu AAalayhiyatawakkalu almutawakkiloon
Dan sungguh, jika engkau tanyakan kepada mereka, "Siapakah yang menciptakan langit dan bumi?" Niscaya mereka menjawab, "Allah." Katakanlah, "Kalau begitu tahukah kamu tentang apa yang kamu sembah selain Allah, jika Allah hendak mendatangkan bencana kepadaku, apakah mereka mampu menghilangkan bencana itu, atau jika Allah hendak memberi rahmat kepadaku, apakah mereka dapat mencegah rahmat-Nya?" Katakanlah, "Cukuplah Allah bagiku. Kepada-Nyalah orang-orang yang bertawakal berserah diri."
قُلْ يَ
Qul ya qawmi iAAmaloo AAalamakanatikum innee AAamilun fasawfa taAAlamoon
Katakanlah (Muhammad), "Wahai kaumku! Berbuatlah menurut kedudukanmu, aku pun berbuat (demikian). Kelak kamu akan mengetahui,
م
Man ya/teehi AAathabun yukhzeehi wayahilluAAalayhi AAathabun muqeem
siapa yang mendapat siksa yang menghinakan dan kepadanya ditimpakan azab yang kekal."
إِ
Inna anzalna AAalayka alkitabalinnasi bilhaqqi famani ihtadafalinafsihi waman dalla fa-innama yadilluAAalayha wama anta AAalayhim biwakeel
Sungguh, Kami menurunkan kepadamu Kitab (Alquran) dengan membawa kebenaran untuk manusia; barang siapa mendapat petunjuk maka (petunjuk itu) untuk dirinya sendiri, dan siapa sesat maka sesungguhnya kesesatan itu untuk dirinya sendiri, dan engkau bukanlah orang yang bertanggung jawab terhadap mereka.
ٱللَّهُ يَتَوَفَّى
Allahu yatawaffa al-anfusa heenamawtiha wallatee lam tamut fee manamihafayumsiku allatee qada AAalayha almawta wayursilual-okhra ila ajalin musamman inna fee thalikalaayatin liqawmin yatafakkaroon
Allah memegang nyawa (seseorang) pada saat kematiannya dan nyawa (seseorang) yang belum mati ketika dia tidur; maka Dia tahan nyawa (orang) yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia lepaskan nyawa yang lain sampai waktu yang ditentukan.1 Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran) Allah bagi kaum yang berpikir.
أَمِ
Ami ittakhathoo min dooni AllahishufaAAaa qul awa law kanoo la yamlikoonashay-an wala yaAAqiloon
Ataukah mereka mengambil penolong selain Allah. Katakanlah, "Apakah (kamu mengambilnya juga) meskipun mereka tidak memiliki sesuatu apa pun dan tidak mengerti?"
قُل لِّلَّهِ
Qul lillahi ashshafaAAatujameeAAan lahu mulku assamawati wal-ardithumma ilayhi turjaAAoon
Katakanlah, "Pertolongan itu hanya milik Allah semuanya. Dia memiliki kerajaan langit dan bumi. Kemudian kepada-Nya kamu dikembalikan."
وَإِذَا ذُكِرَ
Wa-itha thukira Allahuwahdahu ishmaazzat quloobu allatheena layu/minoona bil-akhirati wa-itha thukiraallatheena min doonihi itha hum yastabshiroon
Dan apabila yang disebut hanya nama Allah, kesal sekali hati orang-orang yang tidak beriman kepada akhirat. Namun apabila nama-nama sembahan selain Allah yang disebut, tiba-tiba mereka menjadi bergembira.
قُلِ
Quli allahumma fatira assamawatiwal-ardi AAalima alghaybi washshahadatianta tahkumu bayna AAibadika fee ma kanoofeehi yakhtalifoon
Katakanlah, "Ya Allah, Pencipta langit dan bumi, yang mengetahui segala yang gaib dan yang nyata, Engkaulah yang memutuskan di antara hamba-hamba-Mu tentang apa yang selalu mereka perselisihkan."
وَلَوْ أَ
Walaw anna lillatheena thalamooma fee al-ardi jameeAAan wamithlahu maAAahu laftadawbihi min soo-i alAAathabi yawma alqiyamati wabadalahum mina Allahi ma lam yakoonoo yahtasiboon
Dan sekiranya orang-orang yang zalim mempunyai segala apa yang ada di bumi dan ditambah lagi sebanyak itu, niscaya mereka akan menebus dirinya dengan itu dari azab yang buruk pada hari Kiamat. Dan jelaslah bagi mereka azab dari Allah yang dahulu tidak pernah mereka perkirakan.
وَبَدَا لَهُمْ سَيِّـَٔـاتُ مَا كَسَبُو
Wabada lahum sayyi-atu makasaboo wahaqa bihim ma kanoo bihiyastahzi-oon
Dan jelaslah bagi mereka kejahatan apa yang telah mereka kerjakan dan mereka diliputi oleh apa yang dahulu mereka selalu memperolok-olokkannya.
فَإِذَا مَسَّ
Fa-itha massa al-insana durrundaAAana thumma itha khawwalnahuniAAmatan minna qala innama ooteetuhu AAalaAAilmin bal hiya fitnatun walakinna aktharahum layaAAlamoon
Maka apabila manusia ditimpa bencana dia menyeru Kami, kemudian apabila Kami berikan nikmat Kami kepadanya dia berkata, "Sesungguhnya aku diberi nikmat ini hanyalah karena kepintaranku." Sebenarnya, itu adalah ujian, tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.
قَ
Qad qalaha allatheenamin qablihim fama aghna AAanhum ma kanooyaksiboon
Sungguh, orang-orang yang sebelum mereka pun telah mengatakan hal itu, maka tidak berguna lagi bagi mereka apa yang dahulu mereka kerjakan.
فَأَصَابَهُمْ سَيِّـَٔـاتُ مَا كَسَبُو
Faasabahum sayyi-atu makasaboo wallatheena thalamoo min haola-isayuseebuhum sayyi-atu ma kasaboo wamahum bimuAAjizeen
Lalu mereka ditimpa (bencana) dari akibat buruk apa yang mereka perbuat. Dan orang-orang yang zalim di antara mereka juga akan ditimpa (bencana) dari akibat buruk apa yang mereka kerjakan dan mereka tidak dapat melepaskan diri.
أَوَلَمْ يَعْلَم
Awa lam yaAAlamoo anna Allaha yabsutuarrizqa liman yashao wayaqdiru inna fee thalikalaayatin liqawmin yu/minoon
Dan tidakkah mereka mengetahui bahwa Allah melapangkan rezeki bagi siapa yang Dia kehendaki dan membatasinya (bagi siapa yang Dia kehendaki)? Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang beriman.
۞ قُلْ يَ
Qul ya AAibadiya allatheenaasrafoo AAala anfusihim la taqnatoo min rahmatiAllahi inna Allaha yaghfiru aththunoobajameeAAan innahu huwa alghafooru arraheem
Katakanlah, "Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri! Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa1 semuanya. Sungguh, Dialah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang.
وَأَنِيب
Waaneeboo ila rabbikum waaslimoo lahumin qabli an ya/tiyakumu alAAathabu thumma la tunsaroon
Dan kembalilah kamu kepada Tuhanmu, dan berserah dirilah kepada-Nya sebelum datang azab kepadamu, kemudian kamu tidak dapat ditolong.
وَ
WattabiAAoo ahsana maonzila ilaykum min rabbikum min qabli an ya/tiyakumu alAAathabubaghtatan waantum la tashAAuroon
Dan ikutilah sebaik-baik apa yang telah diturunkan kepadamu (Alquran) dari Tuhanmu sebelum datang azab kepadamu secara mendadak, sedang kamu tidak menyadarinya,
أَ
An taqoola nafsun ya hasrataAAala ma farrattu fee janbi Allahiwa-in kuntu lamina assakhireen
agar jangan ada orang yang mengatakan, "Alangkah besar penyesalanku atas kelalaianku dalam (menunaikan kewajiban) terhadap Allah, dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang memperolok-olokkan (agama Allah)",
أَوْ تَقُولَ لَوْ أَ
Aw taqoola law anna Allaha hadaneelakuntu mina almuttaqeen
atau (agar jangan) ada yang berkata, ‘Sekiranya Allah memberi petunjuk kepadaku tentulah aku termasuk orang-orang yang bertakwa,
أَوْ تَقُولَ حِينَ تَرَى
Aw taqoola heena tara alAAathabalaw anna lee karratan faakoona mina almuhsineen
atau (agar jangan) ada yang berkata ketika melihat azab, "Sekiranya aku dapat kembali (ke dunia), tentu aku termasuk orang-orang yang berbuat baik."
بَلَىٰ قَ
Bala qad jaatka ayateefakaththabta biha wastakbarta wakunta minaalkafireen
Sungguh, "sebenarnya keterangan-keterangan-Ku telah datang kepadamu, tetapi kamu mendustakannya, malah kamu menyombongkan diri dan termasuk orang kafir."
وَيَوْمَ
Wayawma alqiyamati tara allatheenakathaboo AAala Allahi wujoohuhum muswaddatunalaysa fee jahannama mathwan lilmutakabbireen
Dan pada hari Kiamat engkau akan melihat orang-orang yang berbuat dusta terhadap Allah, wajahnya menghitam. Bukankah neraka Jahanam itu tempat tinggal bagi orang yang menyombongkan diri?
وَيُنَجِّى
Wayunajjee Allahu allatheenaittaqaw bimafazatihim la yamassuhumu assoo-owala hum yahzanoon
Dan Allah menyelamatkan orang-orang yang bertakwa karena kemenangan mereka. Mereka tidak disentuh oleh azab dan tidak bersedih hati.
ٱللَّهُ خَ
Allahu khaliqu kulli shay-inwahuwa AAala kulli shay-in wakeel
Allah pencipta segala sesuatu dan Dia Maha Pemelihara atas segala sesuatu.
لَّهُ
Lahu maqaleedu assamawatiwal-ardi wallatheena kafaroo bi-ayatiAllahi ola-ika humu alkhasiroon
Milik-Nyalah kunci-kunci (perbendaharaan) langit dan bumi. Dan orang-orang yang kafir terhadap ayat-ayat Allah, mereka itulah orang yang rugi.
قُلْ أَفَغَيْرَ
Qul afaghayra Allahi ta/muroonneeaAAbudu ayyuha aljahiloon
Katakanlah (Muhammad), "Apakah kamu menyuruh aku menyembah selain Allah, wahai orang-orang yang bodoh?"
وَلَقَ
Walaqad oohiya ilayka wa-ilaallatheena min qablika la-in ashrakta layahbatannaAAamaluka walatakoonanna mina alkhasireen
Dan sungguh, telah diwahyukan kepadamu dan kepada (nabi-nabi) yang sebelummu, "Sungguh, jika engkau mempersekutukan (Allah), niscaya akan terhapuslah amalmu dan tentulah engkau termasuk orang yang rugi.
بَلِ
Bali Allaha faAAbud wakunmina ashshakireen
Karena itu, hendaklah Allah saja yang engkau sembah dan hendaklah engkau termasuk orang yang bersyukur."
وَمَا قَدَرُو
Wama qadaroo Allaha haqqaqadrihi wal-ardu jameeAAan qabdatuhu yawmaalqiyamati wassamawatu matwiyyatunbiyameenihi subhanahu wataAAala AAammayushrikoon
Dan mereka tidak mengagungkan Allah sebagaimana mestinya padahal bumi seluruhnya dalam genggaman-Nya pada hari Kiamat dan langit digulung dengan tangan kanan-Nya.1 Mahasuci Dia dan Mahatinggi Dia dari apa yang mereka persekutukan.
وَنُفِخَ فِى
Wanufikha fee assoori fasaAAiqaman fee assamawati waman fee al-ardiilla man shaa Allahu thumma nufikha feehiokhra fa-itha hum qiyamun yanthuroon
Dan sangkakala pun ditiup, maka matilah semua (makhluk) yang di langit dan di bumi kecuali mereka yang dikehendaki Allah. Kemudian ditiup sekali lagi (sangkakala itu) maka seketika itu mereka bangun (dari kuburnya) menunggu (keputusan Allah).
وَأَشْرَقَتِ
Waashraqati al-ardu binoori rabbihawawudiAAa alkitabu wajee-a binnabiyyeenawashshuhada-i waqudiya baynahum bilhaqqiwahum la yuthlamoon
Dan bumi (padang Mahsyar) menjadi terang benderang dengan cahaya (keadilan) Tuhannya; dan buku-buku (perhitungan perbuatan mereka) diberikan (kepada masing-masing), nabi-nabi dan saksi-saksi pun dihadirkan, lalu diberikan keputusan di antara mereka secara adil, sedang mereka tidak dirugikan.
وَوُفِّيَتْ كُلُّ نَفْ
Wawuffiyat kullu nafsin ma AAamilatwahuwa aAAlamu bima yafAAaloon
Dan kepada setiap jiwa diberi balasan dengan sempurna sesuai dengan apa yang telah dikerjakannya dan Dia lebih mengetahui apa yang mereka kerjakan.
وَسِيقَ
Waseeqa allatheena kafaroo ilajahannama zumaran hatta itha jaoohafutihat abwabuha waqala lahumkhazanatuha alam ya/tikum rusulun minkum yatloonaAAalaykum ayati rabbikum wayunthiroonakumliqaa yawmikum hatha qaloo bala walakinhaqqat kalimatu alAAathabi AAala alkafireen
Orang-orang yang kafir digiring ke neraka Jahanam secara berombongan. Sehingga apabila mereka sampai kepadanya (neraka) pintu-pintunya dibukakan dan penjaga-penjaga berkata kepada mereka, "Apakah belum pernah datang kepadamu rasul-rasul dari kalangan kamu yang membacakan ayat-ayat Tuhanmu dan memperingatkan kepadamu akan pertemuan (dengan) harimu ini?" Mereka menjawab, "Benar, ada," tetapi ketetapan azab pasti berlaku terhadap orang-orang kafir.
قِيلَ
Qeela odkhuloo abwaba jahannama khalideenafeeha fabi/sa mathwa almutakabbireen
Dikatakan (kepada mereka), "Masukilah pintu-pintu neraka Jahanam itu, (kamu) kekal di dalamnya." Maka (neraka Jahanam) itulah seburuk-buruk tempat tinggal bagi orang-orang yang menyombongkan diri."
وَسِيقَ
Waseeqa allatheena ittaqaw rabbahumila aljannati zumaran hatta itha jaoohawafutihat abwabuha waqala lahumkhazanatuha salamun AAalaykum tibtum fadkhuloohakhalideen
Dan orang-orang yang bertakwa kepada Tuhannya diantar ke dalam surga secara berombongan. Sehingga apabila mereka sampai kepadanya (surga) dan pintu-pintunya telah dibukakan, penjaga-penjaganya berkata kepada mereka, "Kesejahteraan (dilimpahkan) atasmu, berbahagialah kamu! Maka masuklah, kamu kekal di dalamnya."
وَقَالُو
Waqaloo alhamdu lillahiallathee sadaqana waAAdahu waawrathanaal-arda natabawwao mina aljannati haythu nashaofaniAAma ajru alAAamileen
Dan mereka berkata, "Segala puji bagi Allah yang telah memenuhi janji-Nya kepada kami dan telah memberikan tempat ini kepada kami sedang kami (diperkenankan) menempati surga di mana saja yang kami kehendaki." Maka (surga itulah) sebaik-baik balasan bagi orang-orang yang beramal.
وَتَرَى
Watara almala-ikata haffeenamin hawli alAAarshi yusabbihoona bihamdirabbihim waqudiya baynahum bilhaqqi waqeelaalhamdu lillahi rabbi alAAalameen
Dan engkau (Muhammad) akan melihat malaikat-malaikat melingkar di sekeliling Arasy, bertasbih sambil memuji Tuhannya; lalu diberikan keputusan di antara mereka (hamba-hamba Allah) secara adil dan dikatakan, "Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam."
تَ
Tanzeelu alkitabi mina AllahialAAazeezi alAAaleem
Kitab ini (Alquran) di turunkan dari Allah Yang Mahaperkasa, Maha Mengetahui,
غَافِرِ
Ghafiri aththanbi waqabiliattawbi shadeedi alAAiqabi thee attawlila ilaha illa huwa ilayhi almaseer
yang mengampuni dosa dan menerima tobat dan keras hukuman-Nya; yang memiliki karunia. Tidak ada tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nyalah (semua makhluk) kembali.
مَا يُجَ
Ma yujadilu fee ayatiAllahi illa allatheena kafaroo falayaghrurka taqallubuhum fee albilad
Tidak ada yang memperdebatkan tentang ayat-ayat Allah, kecuali orang-orang yang kafir. Karena itu janganlah engkau (Muhammad) tertipu oleh keberhasilan usaha mereka di seluruh negeri.
كَذَّبَتْ قَ
Kaththabat qablahum qawmu noohinwal-ahzabu min baAAdihim wahammat kulluommatin birasoolihim liya/khuthoohu wajadaloo bilbatililiyudhidoo bihi alhaqqa faakhathtuhumfakayfa kana AAiqab
Sebelum mereka, kaum Nuh dan golongan-golongan yang bersekutu setelah mereka telah mendustakan (rasul) dan setiap umat telah merencanakan (tipu daya) terhadap rasul mereka untuk menawannya dan mereka membantah dengan (alasan) yang batil untuk melenyapkan kebenaran; karena itu Aku tawan mereka (dengan azab). Maka betapa (pedihnya) azab-Ku?
وَكَذ
Wakathalika haqqat kalimaturabbika AAala allatheena kafaroo annahum as-habuannar
Dan demikianlah telah pasti berlaku ketetapan Tuhanmu terhadap orang-orang kafir, (yaitu) sesungguhnya mereka adalah penghuni neraka.
ٱلَّذِينَ يَحْمِلُونَ
Allatheena yahmiloona alAAarshawaman hawlahu yusabbihoona bihamdi rabbihimwayu/minoona bihi wayastaghfiroona lillatheena amanoorabbana wasiAAta kulla shay-in rahmatan waAAilmanfaghfir lillatheena taboo wattabaAAoosabeelaka waqihim AAathaba aljaheem
(Malaikat-malaikat) yang memikul Arasy dan (malaikat) yang berada di sekelilingnya bertasbih dengan memuji Tuhannya dan mereka beriman kepada-Nya serta memohonkan ampunan untuk orang-orang yang beriman (seraya berkata), "Ya Tuhan kami, rahmat dan ilmu yang ada pada-Mu meliputi segala sesuatu, maka berilah ampunan kepada orang-orang yang bertobat dan mengikuti jalan (agama)-Mu dan peliharalah mereka dari azab neraka.
رَبَّنَا وَأَ
Rabbana waadkhilhum jannatiAAadnin allatee waAAadtahum waman salaha min aba-ihimwaazwajihim wathurriyyatihim innaka antaalAAazeezu alhakeem
Ya Tuhan kami, masukkanlah mereka ke dalam surga 'Adn yang telah Engkau janjikan kepada mereka, dan orang yang saleh di antara nenek moyang mereka, istri-istri, dan keturunan mereka. Sungguh, Engkaulah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana,
وَقِهِمُ
Waqihimu assayyi-ati wamantaqi assayyi-ati yawma-ithin faqad rahimtahuwathalika huwa alfawzu alAAatheem
dan peliharalah mereka dari (bencana) kejahatan. Dan orang-orang yang Engkau pelihara dari (bencana) kejahatan pada hari itu, maka sungguh, Engkau telah menganugerahkan rahmat kepadanya dan demikian itulah kemenangan yang agung."
إِ
Inna allatheena kafaroo yunadawnalamaqtu Allahi akbaru min maqtikum anfusakum ithtudAAawna ila al-eemani fatakfuroon
Sesungguhnya orang-orang yang kafir, kepada mereka (pada hari Kiamat) diserukan, "Sungguh, kebencian Allah (kepadamu) jauh lebih besar daripada kebencianmu kepada dirimu sendiri, ketika kamu diseru untuk beriman lalu kamu mengingkarinya."
قَالُو
Qaloo rabbana amattanaithnatayni waahyaytana ithnatayni faAAtarafnabithunoobina fahal ila khuroojin min sabeel
Mereka menjawab, "Ya Tuhan kami, Engkau telah mematikan kami dua kali dan telah menghidupkan kami dua kali (pula), lalu kami mengakui dosa-dosa kami. Maka adakah jalan (bagi kami) untuk keluar (dari neraka)?"
ذ
Thalikum bi-annahu ithaduAAiya Allahu wahdahu kafartum wa-in yushrak bihitu/minoo falhukmu lillahi alAAaliyyialkabeer
Yang demikian itu karena sesungguhnya kamu mengingkari apabila diseru untuk menyembah Allah saja. Dan jika Allah dipersekutukan, kamu percaya. Maka keputusan (sekarang ini) adalah pada Allah Yang Mahatinggi, Mahabesar.
هُوَ
Huwa allathee yureekum ayatihiwayunazzilu lakum mina assama-i rizqan wamayatathakkaru illa man yuneeb
Dialah yang memperlihatkan tanda-tanda (kekuasaan)-Nya kepadamu dan menurunkan rezeki dari langit untukmu. Dan tidak lain yang mendapat pelajaran hanyalah orang-orang yang kembali (kepada Allah).
فَ
FadAAoo Allaha mukhliseenalahu addeena walaw kariha alkafiroon
Maka sembahlah Allah dengan tulus ikhlas beragama kepada-Nya, meskipun orang-orang kafir tidak menyukai(nya).
رَفِيعُ
RafeeAAu addarajati thooalAAarshi yulqee arrooha min amrihi AAalaman yashao min AAibadihi liyunthira yawma attalaq
(Dialah) Yang Mahatinggi derajat-Nya, yang memiliki Arasy, yang menurunkan wahyu dengan perintah-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya, agar memperingatkan (manusia) tentang hari pertemuan (hari Kiamat),
يَوْمَ ه
Yawma hum barizoona la yakhfaAAala Allahi minhum shay-on limani almulku alyawmalillahi alwahidi alqahhar
(yaitu) pada hari (ketika) mereka keluar (dari kubur); tidak sesuatu pun keadaan mereka yang tersembunyi di sisi Allah. (Lalu Allah berfirman), "Milik siapakah kerajaan pada hari ini?" Milik Allah Yang Maha Esa, Maha Mengalahkan.
ٱلْيَوْمَ تُ
Alyawma tujza kullu nafsin bimakasabat la thulma alyawma inna AllahasareeAAu alhisab
Pada hari ini setiap jiwa diberi balasan sesuai dengan apa yang telah dikerjakannya. Tidak ada yang dirugikan pada hari ini. Sungguh, Allah sangat cepat perhitungan-Nya.
وَأَ
Waanthirhum yawma al-azifati ithialquloobu lada alhanajiri kathimeenama liththalimeena min hameeminwala shafeeAAin yutaAA
Dan berilah mereka peringatan akan hari yang semakin dekat (hari Kiamat, yaitu) ketika hati (menyesak) sampai di kerongkongan karena menahan kesedihan. Tidak ada seorang pun teman setia bagi orang yang zalim dan tidak ada baginya seorang penolong yang diterima (pertolongannya).
يَعْلَمُ خ
YaAAlamu kha-inata al-aAAyuni wamatukhfee assudoor
Dia mengetahui (pandangan) mata yang khianat1 dan apa yang tersembunyi dalam dada.
وَ
Wallahu yaqdee bilhaqqiwallatheena yadAAoona min doonihi la yaqdoonabishay-in inna Allaha huwa assameeAAu albaseer
Dan Allah memutuskan dengan kebenaran. Sedang mereka yang disembah selain-Nya tidak mampu memutuskan dengan sesuatu apa pun. Sesungguhnya Allah, Dialah Yang Maha Mendengar, Maha Melihat.
۞ أَوَلَمْ يَسِيرُو
Awa lam yaseeroo fee al-ardi fayanthurookayfa kana AAaqibatu allatheena kanoomin qablihim kanoo hum ashadda minhum quwwatan waatharanfee al-ardi faakhathahumu Allahu bithunoobihimwama kana lahum mina Allahi min waq
Dan apakah mereka tidak mengadakan perjalanan di bumi, lalu memperhatikan bagaimana kesudahan orang-orang yang sebelum mereka? Orang-orang itu lebih hebat kekuatannya daripada mereka dan (lebih banyak) peninggalan-peninggalan (peradaban)nya di bumi, tetapi Allah mengazab mereka karena dosa-dosanya. Dan tidak akan ada sesuatu pun yang melindungi mereka dari (azab) Allah.
ذ
Thalika bi-annahum kanatta/teehim rusuluhum bilbayyinati fakafaroo faakhathahumuAllahu innahu qawiyyun shadeedu alAAiqab
Yang demikian itu adalah karena sesungguhnya rasul-rasul telah datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata1 lalu mereka ingkar; maka Allah mengazab mereka. Sungguh, Dia Mahakuat, Mahakeras hukuman-Nya.
وَلَقَ
Walaqad arsalna moosa bi-ayatinawasultanin mubeen
Dan sungguh, Kami telah mengutus Musa dengan membawa ayat-ayat Kami dan keterangan yang nyata,
إِلَىٰ فِرْعَوْنَ وَهَ
Ila firAAawna wahamanawaqaroona faqaloo sahirun kaththab
kepada Fir'aun, Haman dan Karun; lalu mereka berkata, "(Musa) itu seorang pesihir dan pendusta."
فَلَ
Falamma jaahum bilhaqqimin AAindina qaloo oqtuloo abnaa allatheenaamanoo maAAahu wastahyoo nisaahumwama kaydu alkafireena illa fee dalal
Maka ketika dia (Musa) datang kepada mereka membawa kebenaran dari Kami, mereka berkata, "Bunuhlah anak-anak laki-laki dari orang-orang yang beriman bersama dia dan biarkan hidup perempuan-perempuan mereka." Namun tipu daya orang-orang kafir itu sia-sia belaka.
وَقَالَ فِرْعَوْنُ ذَرُون
Waqala firAAawnu tharooneeaqtul moosa walyadAAu rabbahu innee akhafu anyubaddila deenakum aw an yuthhira fee al-ardialfasad
Dan Fir'aun berkata (kepada pembesar-pembesarnya), "Biar aku yang membunuh Musa dan suruh dia memohon kepada Tuhannya. Sesungguhnya aku khawatir dia akan menukar agamamu atau menimbulkan kerusakan di bumi."
وَقَالَ مُوسَ
Waqala moosa innee AAuthtubirabbee warabbikum min kulli mutakabbirin la yu/minubiyawmi alhisab
Dan (Musa) berkata, "Sesungguhnya aku berlindung kepada Tuhanku dan Tuhanmu dari setiap orang yang menyombongkan diri yang tidak beriman kepada hari perhitungan."
وَقَالَ رَجُ
Waqala rajulun mu/minun min alifirAAawna yaktumu eemanahu ataqtuloona rajulan an yaqoolarabbiyya Allahu waqad jaakum bilbayyinatimin rabbikum wa-in yaku kathiban faAAalayhi kathibuhuwa-in yaku sadiqan yusibkum baAAdu allatheeyaAAidukum inna Allaha la yahdee man huwa musrifunkaththab
Dan seseorang yang beriman di antara keluarga Fir'aun yang menyembunyikan imannya berkata, "Apakah kamu akan membunuh seseorang karena dia berkata, "Tuhanku adalah Allah," padahal sungguh, dia telah datang kepadamu dengan membawa bukti-bukti yang nyata dari Tuhanmu. Dan jika dia seorang pendusta maka dialah yang akan menanggung (dosa) dustanya; dan jika dia seorang yang benar, niscaya sebagian (bencana) yang diancamkannya kepadamu akan menimpamu. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang yang melampaui batas dan pendusta.
يَ
Ya qawmi lakumu almulku alyawma thahireenafee al-ardi faman yansuruna min ba/si Allahiin jaana qala firAAawnu ma oreekumilla ma ara wama ahdeekum illasabeela arrashad
Wahai kaumku!" Pada hari ini kerajaan ada padamu dengan berkuasa di bumi, tetapi siapa yang akan menolong kita dari azab Allah jika (azab itu) menimpa kita?" Fir'aun berkata, "Aku hanya mengemukakan kepadamu, apa yang aku pandang baik; dan aku hanya menunjukkan kepadamu jalan yang benar."
وَقَالَ
Waqala allathee amana yaqawmi innee akhafu AAalaykum mithla yawmi al-ahzab
Dan orang yang beriman itu berkata, "Wahai kaumku! Sesungguhnya aku khawatir kamu akan ditimpa (bencana) seperti hari kehancuran golongan yang bersekutu,
مِثْلَ دَأْبِ قَوْمِ نُو
Mithla da/bi qawmi noohin waAAadinwathamooda wallatheena min baAAdihim wamaAllahu yureedu thulman lilAAibad
(yakni) seperti kebiasaan kaum Nuh, 'Ad, Samud dan orang-orang yang datang setelah mereka. Padahal Allah tidak menghendaki kezaliman terhadap hamba-hamba-Nya."
وَيَ
Waya qawmi innee akhafuAAalaykum yawma attanad
Dan wahai kaumku!"Sesungguhnya aku benar-benar khawatir terhadapmu akan (siksaan) hari saling memanggil,1
يَوْمَ تُوَلُّونَ مُ
Yawma tuwalloona mudbireena ma lakummina Allahi min AAasimin waman yudlili Allahufama lahu min had
(yaitu) pada hari (ketika) kamu berpaling ke belakang (lari), tidak ada seorang pun yang mampu menyelamatkan kamu dari (azab) Allah. Dan barangsiapa dibiarkan sesat oleh Allah, niscaya tidak ada sesuatu pun yang mampu memberi petunjuk."
وَلَقَ
Walaqad jaakum yoosufu min qablu bilbayyinatifama ziltum fee shakkin mimma jaakum bihi hattaitha halaka qultum lan yabAAatha Allahu minbaAAdihi rasoolan kathalika yudillu Allahuman huwa musrifun murtab
Dan sungguh, sebelum itu Yusuf telah datang kepadamu dengan membawa bukti-bukti yang nyata, tetapi kamu senantiasa meragukan apa yang dibawanya, bahkan ketika dia wafat, kamu berkata, "Allah tidak akan mengirim seorang rasul pun setelahnya." Demikianlah Allah membiarkan sesat orang yang melampaui batas dan ragu-ragu,
ٱلَّذِينَ يُجَ
Allatheena yujadiloona fee ayatiAllahi bighayri sultanin atahum kaburamaqtan AAinda Allahi waAAinda allatheena amanookathalika yatbaAAu Allahu AAala kulliqalbi mutakabbirin jabbar
(yaitu) orang-orang yang memperdebatkan ayat-ayat Allah tanpa alasan yang sampai kepada mereka.1 Sangat besar kemurkaan (bagi mereka) di sisi Allah dan orang-orang yang beriman. Demikianlah Allah mengunci hati setiap orang yang sombong dan berlaku sewenang-wenang.
وَقَالَ فِرْعَوْنُ يَ
Waqala firAAawnu ya hamanuibni lee sarhan laAAallee ablughu al-asbab
Dan Fir'aun berkata, "Wahai Haman! Buatkanlah untukku suatu bangunan yang tinggi agar aku sampai ke pintu-pintu,
أَسْبَ
Asbaba assamawatifaattaliAAa ila ilahi moosa wa-inneelaathunnuhu kathiban wakathalikazuyyina lifirAAawna soo-o AAamalihi wasudda AAani assabeeliwama kaydu firAAawna illa fee tabab
(yaitu) pintu-pintu langit, agar aku dapat melihat Tuhannya Musa, tetapi aku tetap memandangnya seorang pendusta." Dan demikianlah dijadikan terasa indah bagi Fir'aun perbuatan buruknya itu, dan dia tertutup dari jalan (yang benar); dan tipu daya Fir'aun itu tidak lain hanyalah membawa kerugian.
وَقَالَ
Waqala allathee amana yaqawmi ittabiAAooni ahdikum sabeela arrashad
Dan orang yang beriman itu berkata, "Wahai kaumku! Ikutilah aku, aku akan menunjukkan kepadamu jalan yang benar.
يَ
Ya qawmi innama hathihialhayatu addunya mataAAunwa-inna al-akhirata hiya daru alqarar
Wahai kaumku! Sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan (sementara) dan sesungguhnya akhirat itulah negeri yang kekal.
مَنْ عَمِلَ سَيِّئَ
Man AAamila sayyi-atan fala yujzailla mithlaha waman AAamila salihanmin thakarin aw ontha wahuwa mu/minun faola-ikayadkhuloona aljannata yurzaqoona feeha bighayri hisab
Barangsiapa mengerjakan perbuatan jahat, maka dia akan dibalas sebanding dengan kejahatan itu. Dan barangsiapa mengerjakan kebajikan, baik laki-laki maupun perempuan sedangkan dia dalam keadaan beriman, maka mereka akan masuk surga, mereka diberi rezeki didalamnya tidak terhingga.
۞ وَيَ
Waya qawmi malee adAAookum ilaannajati watadAAoonanee ila annar
Dan wahai kaumku! Bagaimanakah ini, aku menyerumu kepada keselamatan, tetapi kamu menyeruku ke neraka?
تَ
TadAAoonanee li-akfura billahiwaoshrika bihi ma laysa lee bihi AAilmun waanaadAAookum ila alAAazeezi alghaffar
(Mengapa) kamu menyeruku agar kafir kepada Allah dan mempersekutukan-Nya dengan sesuatu yang aku tidak mempunyai ilmu tentang itu, padahal aku menyerumu (beriman) kepada Yang Mahaperkasa, Maha Pengampun?
لَا جَرَمَ أَ
La jarama annama tadAAoonaneeilayhi laysa lahu daAAwatun fee addunya walafee al-akhirati waanna maraddana ila Allahiwaanna almusrifeena hum as-habu annar
Sudah pasti bahwa apa yang kamu serukan aku kepadanya bukanlah suatu seruan yang berguna baik di dunia maupun di akhirat. Dan sesungguhnya tempat kembali kita pasti kepada Allah, dan sesungguhnya orang-orang yang melampaui batas, mereka itu akan menjadi penghuni neraka.
فَسَتَذْكُرُونَ م
Fasatathkuroona ma aqoolulakum waofawwidu amree ila Allahi inna Allahabaseerun bilAAibad
Maka kelak kamu akan ingat kepada apa yang kukatakan kepadamu. Dan aku menyerahkan urusanku kepada Allah. Sungguh, Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya."
فَوَقَ
Fawaqahu Allahu sayyi-atima makaroo wahaqa bi-ali firAAawna soo-oalAAathab
Maka Allah memeliharanya dari kejahatan tipu daya mereka, sedangkan Fir'aun beserta kaumnya dikepung oleh azab yang sangat buruk.
ٱ
Annaru yuAAradoonaAAalayha ghuduwwan waAAashiyyan wayawma taqoomu assaAAatuadkhiloo ala firAAawna ashadda alAAathab
Kepada mereka diperlihatkan neraka, pada pagi dan petang, dan pada hari terjadinya Kiamat. (Lalu kepada malaikat diperintahkan), "Masukkanlah Fir'aun dan kaumnya ke dalam azab yang sangat keras!"
وَإِذْ يَتَح
Wa-ith yatahajjoona fee annarifayaqoolu adduAAafao lillatheenaistakbaroo inna kunna lakum tabaAAan fahal antummughnoona AAanna naseeban mina annar
Dan (ingatlah), ketika mereka berbantah-bantah dalam neraka, maka orang yang lemah berkata kepada orang-orang yang menyombongkan diri, "Sesungguhnya kami dahulu adalah pengikut-pengikutmu, maka dapatkah kamu melepaskan sebagian (azab) api neraka yang menimpa kami?"
قَالَ
Qala allatheena istakbaroo innakullun feeha inna Allaha qad hakama baynaalAAibad
Orang-orang yang menyombongkan diri menjawab, "Sesungguhnya kita semua sama-sama dalam neraka karena Allah telah menetapkan keputusan antara hamba-hamba-(Nya)."
وَقَالَ
Waqala allatheena fee annarilikhazanati jahannama odAAoo rabbakum yukhaffif AAannayawman mina alAAathab
Dan orang-orang yang berada dalam nereka berkata kepada penjaga-penjaga neraka Jahanam, "Mohonkanlah kepada Tuhanmu agar Dia meringankan azab atas kami sehari saja."
قَال
Qaloo awa lam taku ta/teekumrusulukum bilbayyinati qaloo bala qaloofadAAoo wama duAAao alkafireena illafee dalal
Maka (penjaga-penjaga Jahanam) berkata, "Apakah rasul-rasul belum datang kepadamu dengan membawa bukti-bukti yang nyata?" Mereka menjawab, "Benar, sudah datang." (Penjaga-penjaga Jahanam) berkata, 'Berdoalah kamu (sendiri!)" Namun doa orang-orang kafir itu sia-sia belaka.
إِ
Inna lanansuru rusulanawallatheena amanoo fee alhayatiaddunya wayawma yaqoomu al-ashhad
Sesungguhnya Kami akan menolong rasul-rasul Kami dan orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia dan pada hari tampilnya para saksi (hari Kiamat),
يَوْمَ لَا يَ
Yawma la yanfaAAu aththalimeenamaAAthiratuhum walahumu allaAAnatu walahum soo-o addar
(yaitu) hari ketika permintaan maaf tidak berguna bagi orang-orang zalim dan mereka mendapat laknat dan tempat tinggal yang buruk.
وَلَقَ
Walaqad atayna moosaalhuda waawrathna banee isra-eela alkitab
Dan sungguh, Kami telah memberikan petunjuk kepada Musa; dan mewariskan Kitab (Taurat) kepada Bani Israil,
هُ
Hudan wathikra li-olee al-albab
untuk menjadi petunjuk dan peringatan bagi orang-orang yang berpikiran sehat.
فَ
Fasbir inna waAAda Allahihaqqun wastaghfir lithanbika wasabbihbihamdi rabbika bilAAashiyyi wal-ibkar
Maka bersabarlah kamu, sesungguhnya janji Allah itu benar, dan mohonlah ampun untuk dosamu dan bertasbihlah seraya memuji Tuhanmu pada waktu petang dan pagi.
إِ
Inna allatheena yujadiloonafee ayati Allahi bighayri sultanin atahumin fee sudoorihim illa kibrun ma hum bibaligheehifastaAAith billahi innahu huwa assameeAAualbaseer
Sesungguhnya orang-orang yang memperdebatkan ayat-ayat Allah tanpa alasan (bukti) yang sampai kepada mereka, yang ada dalam dada mereka hanyalah (keinginan akan) kebesaran yang tidak akan mereka capai, maka mintalah perlindungan kepada Allah. Sungguh, Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
لَخَلْقُ
Lakhalqu assamawati wal-ardiakbaru min khalqi annasi walakinna aktharaannasi la yaAAlamoon
Sungguh, penciptaan langit dan bumi itu lebih besar daripada penciptaan manusia, akan tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.
وَمَا يَسْتَوِى
Wama yastawee al-aAAma walbaseeruwallatheena amanoo waAAamiloo assalihatiwala almusee-o qaleelan ma tatathakkaroon
Dan tidak sama orang yang buta dengan orang yang melihat, dan tidak (sama) pula orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan dengan orang-orang yang berbuat kejahatan. Hanya sedikit sekali yang kamu ambil pelajaran.
إِ
Inna assaAAata laatiyatunla rayba feeha walakinna akthara annasila yu/minoon
Sesungguhnya hari Kiamat pasti akan datang, tidak ada keraguan tentangnya, akan tetapi kebanyakan manusia tidak beriman.
وَقَالَ رَبُّكُمُ
Waqala rabbukumu odAAoonee astajiblakum inna allatheena yastakbiroona AAan AAibadateesayadkhuloona jahannama dakhireen
Dan Tuhanmu berfirman, "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang sombong tidak mau menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina."
ٱللَّهُ
Allahu allathee jaAAala lakumuallayla litaskunoo feehi wannahara mubsiraninna Allaha lathoo fadlin AAala annasiwalakinna akthara annasi layashkuroon
Allah lah yang menjadikan malam untukmu agar kamu beristirahat padanya; (dan menjadikan) siang terang benderang. Sungguh, Allah benar-benar memiliki karunia yang dilimpahkan kepada manusia, tetapi kebanyakan manusia tidak bersyukur.
ذ
Thalikumu Allahu rabbukum khaliqukulli shay-in la ilaha illa huwa faannatu/fakoon
Demikianlah Allah, Tuhanmu, Pencipta segala sesuatu, tidak ada tuhan selain Dia; maka bagaimanakah kamu dapat dipalingkan?
كَذ
Kathalika yu/faku allatheena kanoobi-ayati Allahi yajhadoon
Demikianlah orang-orang yang selalu mengingkari ayat-ayat Allah dipalingkan.
ٱللَّهُ
Allahu allathee jaAAala lakumual-arda qararan wassamaa binaanwasawwarakum faahsana suwarakum warazaqakummina attayyibati thalikumu Allahurabbukum fatabaraka Allahu rabbu alAAalameen
Allah lah yang menjadikan bumi untukmu sebagai tempat menetap dan langit sebagai atap, dan membentukmu lalu memperindah rupamu serta memberimu rezeki dari yang baik-baik. Demikianlah Allah, Tuhanmu, Mahasuci Allah, Tuhan seluruh alam.
هُوَ
Huwa alhayyu la ilahailla huwa fadAAoohu mukhliseena lahu addeenaalhamdu lillahi rabbi alAAalameen
Dialah yang hidup kekal, tidak ada tuhan selain Dia; maka sembahlah Dia dengan tulus ikhlas beragama kepada-Nya. Segala puji bagi Allah Tuhan seluruh alam.
۞ قُلْ إِ
Qul innee nuheetu an aAAbuda allatheenatadAAoona min dooni Allahi lamma jaaniyaalbayyinatu min rabbee waomirtu an oslima lirabbi alAAalameen
Katakanlah (Muhammad), "Sungguh, aku dilarang menyembah sembahan yang kamu sembah selain Allah, setelah datang kepadaku keterangan-keterangan dari Tuhanku; dan aku diperintahkan agar berserah diri kepada Tuhan seluruh alam."
هُوَ
Huwa allathee khalaqakum min turabinthumma min nutfatin thumma min AAalaqatin thummayukhrijukum tiflan thumma litablughoo ashuddakum thummalitakoonoo shuyookhan waminkum man yutawaffa min qabluwalitablughoo ajalan musamman walaAAallakum taAAqiloon
Dialah yang menciptakanmu dari tanah, kemudian dari setetes mani, lalu dari segumpal darah, kemudian kamu dilahirkan sebagai seorang anak, kemudian dibiarkan kamu sampai dewasa, lalu menjadi tua. Tetapi di antara kamu ada yang dimatikan sebelum itu. (Kami perbuat demikian) agar kamu sampai kepada kurun waktu yang ditentukan, agar kamu mengerti.
هُوَ
Huwa allathee yuhyee wayumeetufa-itha qada amran fa-innama yaqoolu lahukun fayakoon
Dialah yang menghidupkan dan mematikan. Maka apabila Dia hendak menetapkan suatu urusan, Dia hanya berkata kepadanya, "Jadilah!" Maka jadilah sesuatu itu.
أَلَمْ تَرَ إِلَى
Alam tara ila allatheena yujadiloonafee ayati Allahi anna yusrafoon
Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang yang (selalu) membantah ayat-ayat Allah? Bagaimana mereka dapat dipalingkan?
ٱلَّذِينَ كَذَّبُو
Allatheena kaththaboo bilkitabiwabima arsalna bihi rusulana fasawfayaAAlamoon
(Yaitu) orang-orang yang mendustakan Kitab (Alquran) dan wahyu yang dibawa oleh rasul-rasul Kami yang telah Kami utus. Kelak mereka akan mengetahui,
إِذِ
Ithi al-aghlalu fee aAAnaqihimwassalasilu yushaboon
ketika belenggu dan rantai dipasang di leher mereka, seraya mereka diseret,
فِى
Fee alhameemi thumma fee annariyusjaroon
ke dalam air yang sangat panas, kemudian mereka dibakar dalam api,
ثُ
Thumma qeela lahum ayna ma kuntumtushrikoon
kemudian dikatakan kepada mereka, "Manakah berhala-berhala yang selalu kamu persekutukan,
مِ
Min dooni Allahi qaloo dallooAAanna bal lam nakun nadAAoo min qablu shay-an kathalikayudillu Allahu alkafireen
(yang kamu sembah) selain Allah?" Mereka menjawab, "Mereka telah hilang lenyap dari kami, bahkan kami dahulu tidak pernah menyembah sesuatu." Demikianlah Allah membiarkan sesat orang-orang kafir.
ذ
Thalikum bima kuntum tafrahoonafee al-ardi bighayri alhaqqi wabima kuntumtamrahoon
Yang demikian itu disebabkan karena kamu bersuka ria di bumi (tanpa) mengindahkan kebenaran dan karena kamu selalu bersuka ria (dalam kemaksiatan).
ٱ
Odkhuloo abwaba jahannama khalideenafeeha fabi/sa mathwa almutakabbireen
(Dikatakan kepada mereka), "Masuklah kamu ke pintu-pintu neraka Jahanam, dan kamu kekal di dalamnya. Maka itulah seburuk-buruk tempat bagi orang-orang yang sombong."
فَ
Fasbir inna waAAda Allahihaqqun fa-imma nuriyannaka baAAda allatheenaAAiduhum aw natawaffayannaka fa-ilayna yurjaAAoon
Maka bersabarlah engkau (Muhammad), sesungguhnya janji Allah itu benar. Meskipun Kami perlihatkan kepadamu sebagian siksa yang Kami ancamkan kepada mereka, atau pun Kami wafatkan engkau (sebelum ajal menimpa mereka), namun kepada Kamilah mereka dikembalikan.
وَلَقَ
Walaqad arsalna rusulan min qablikaminhum man qasasna AAalayka waminhum man lamnaqsus AAalayka wama kana lirasoolinan ya/tiya bi-ayatin illa bi-ithni Allahifa-itha jaa amru Allahi qudiya bilhaqqiwakhasira hunalika almubtiloon
Dan sungguh, Kami telah mengutus beberapa rasul sebelum engkau (Muhammad), di antara mereka ada yang Kami ceritakan kepadamu dan di antaranya ada (pula) yang tidak Kami ceritakan kepadamu. Tidak ada seorang rasul membawa suatu mukjizat, kecuali seizin Allah. Maka apabila telah datang perintah Allah, (untuk semua perkara) diputuskan dengan adil. Dan ketika itu rugilah orang-orang yang berpegang kepada yang batil.
ٱللَّهُ
Allahu allathee jaAAala lakumual-anAAama litarkaboo minha waminhata/kuloon
Allah lah yang menjadikan hewan ternak untukmu, sebagian untuk kamu kendarai dan sebagian lagi kamu makan.
وَلَكُمْ فِيهَا مَنَ
Walakum feeha manafiAAuwalitablughoo AAalayha hajatan fee sudoorikumwaAAalayha waAAala alfulki tuhmaloon
Dan bagi kamu (ada lagi) manfaat-manfaat yang lain padanya (hewan ternak itu) dan agar kamu mencapai suatu keperluan (tujuan) yang tersimpan dalam hatimu (dengan mengendarainya). Dan dengan mengendarai binatang-binatang itu, dan di atas kapal mereka diangkut.
وَيُرِيكُمْ ءَايَ
Wayureekum ayatihi faayya ayatiAllahi tunkiroon
Dan Dia memperlihatkan tanda-tanda (kebesaran-Nya) kepadamu. Lalu tanda-tanda (kebesaran) Allah yang mana yang kamu ingkari?
أَفَلَمْ يَسِيرُو
Afalam yaseeroo fee al-ardi fayanthurookayfa kana AAaqibatu allatheena min qablihimkanoo akthara minhum waashadda quwwatan waatharanfee al-ardi fama aghna AAanhum ma kanooyaksiboon
Maka apakah mereka tidak mengadakan perjalanan di bumi, lalu mereka memperhatikan bagaimana kesudahan orang-orang yang sebelum mereka. Mereka itu lebih banyak dan lebih hebat kekuatannya serta (lebih banyak) peninggalan-peninggalan peradabannya di bumi,1 maka apa yang mereka usahakan itu tidak dapat menolong mereka.
فَلَ
Falamma jaat-hum rusuluhum bilbayyinatifarihoo bima AAindahum mina alAAilmi wahaqabihim ma kanoo bihi yastahzi-oon
Maka ketika para rasul datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka merasa senang dengan ilmu yang ada pada mereka1 dan mereka dikepung oleh (azab) yang dahulu mereka memperolok-olokkannya.
فَلَ
Falamma raaw ba/sana qalooamanna billahi wahdahuwakafarna bima kunna bihi mushrikeen
Maka ketika mereka melihat azab Kami, mereka berkata, "Kami hanya beriman kepada Allah saja dan kami ingkar kepada sembahan-sembahan yang telah kami persekutukan dengan Allah."
فَلَمْ يَكُ يَ
Falam yaku yanfaAAuhum eemanuhum lammaraaw ba/sana sunnata Allahi allatee qad khalat feeAAibadihi wakhasira hunalika alkafiroon
Maka iman mereka ketika mereka telah melihat azab Kami tidak berguna lagi bagi mereka. Itulah (ketentuan) Allah yang telah berlaku terhadap hamba-hamba-Nya. Dan ketika itu rugilah orang-orang kafir.
تَ
Tanzeelun mina arrahmaniarraheem
(Alquran ini) diturunkah dari Tuhan Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.
كِتَ
Kitabun fussilat ayatuhuqur-anan AAarabiyyan liqawmin yaAAlamoon
Kitab yang ayat-ayatnya djelaskan, bacaan dalam bahasa Arab, untuk kaum yang mengetahui,
بَشِي
Basheeran wanatheeran faaAAradaaktharuhum fahum la yasmaAAoon
yang membawa berita gembira dan peringatan, tetapi kebanyakan mereka berpaling (darinya) serta tidak mendengarkan.
وَقَالُو
Waqaloo quloobuna fee akinnatinmimma tadAAoona ilayhi wafee athaninawaqrun wamin baynina wabaynika hijabun faAAmalinnana AAamiloon
Dan mereka berkata, "Hati kami sudah tertutup dari apa yang engkau seru kami kepadanya dan telinga kami sudah tersumbat, dan di antara kami dan engkau ada dinding, karena itu lakukanlah (sesuai kehendakmu), sesungguhnya kami akan melakukan (sesuai kehendak kami)."
قُلْ إِ
Qul innama ana basharunmithlukum yooha ilayya annama ilahukum ilahunwahidun fastaqeemoo ilayhi wastaghfiroohuwawaylun lilmushrikeen
Katakanlah (Muhammad), "Aku ini hanyalah seorang manusia seperti kamu, yang diwahyukan kepadaku bahwa Tuhan kamu adalah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu tetaplah kamu (beribadah) kepada-Nya dan mohonlah ampunan kepada-Nya. Dan celakalah bagi orang-orang yang mempersekutukan-(Nya),
ٱلَّذِينَ لَا يُؤْتُونَ
Allatheena la yu/toona azzakatawahum bil-akhirati hum kafiroon
(yaitu) orang-orang yang tidak menunaikan zakat dan mereka ingkar terhadap kehidupan akhirat.
إِ
Inna allatheena amanoowaAAamiloo assalihati lahum ajrun ghayrumamnoon
Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, mereka mendapat pahala yang tidak ada putus-putusnya."
۞ قُلْ أَئِ
Qul a-innakum latakfuroona billatheekhalaqa al-arda fee yawmayni watajAAaloona lahu andadanthalika rabbu alAAalameen
Katakanlah, "Pantaskah kamu ingkar kepada Tuhan yang menciptakan bumi dalam dua masa dan kamu adakan pula sekutu-sekutu bagi-Nya? Itulah Tuhan seluruh alam."
وَجَعَلَ فِيهَا رَو
WajaAAala feeha rawasiya minfawqiha wabaraka feeha waqaddara feehaaqwataha fee arbaAAati ayyamin sawaanlissa-ileen
Dan Dia ciptakan padanya gunung-gunung yang kokoh di atasnya. Dan kemudian Dia berkahi, dan Dia tentukan makanan-makanan (bagi penghuni)nya dalam empat masa, memadai untuk (memenuhi kebutuhan) mereka yang memerlukannya.
ثُ
Thumma istawa ila assama-iwahiya dukhanun faqala laha walil-ardii/tiya tawAAan aw karhan qalata ataynata-iAAeen
Kemudian Dia menuju ke langit dan (langit) itu masih berupa asap, lalu Dia berfirman kepadanya dan kepada bumi, "Datanglah kamu berdua menurut perintah-Ku dengan patuh atau terpaksa." Keduanya menjawab, "Kami datang dengan patuh."
فَقَضَ
Faqadahunna sabAAa samawatinfee yawmayni waawha fee kulli sama-in amrahawazayyanna assamaa addunyabimasabeeha wahifthan thalikataqdeeru alAAazeezi alAAaleem
Lalu diciptakan-Nya tujuh langit dalam dua masa dan pada setiap langit Dia mewahyukan urusan masing-masing. Kemudian langit yang dekat (dengan bumi), Kami hiasi dengan bintang-bintang, dan (Kami ciptakan itu) untuk memelihara. Demikianlah ketentuan (Allah) Yang Mahaperkasa, Maha Mengetahui.
فَإِنْ أَعْرَضُو
Fa-in aAAradoo fuqul anthartukumsaAAiqatan mithla saAAiqati AAadin wathamood
Jika mereka berpaling maka katakanlah, "Aku telah memperingatkan kamu akan (bencana) petir seperti petir yang menimpa kaum 'Ād dan kaum Samud."
إِذْ ج
Ith jaat-humu arrusulumin bayni aydeehim wamin khalfihim alla taAAbudoo illaAllaha qaloo law shaa rabbunalaanzala mala-ikatan fa-inna bima orsiltumbihi kafiroon
Ketika para rasul datang kepada mereka dari depan dan dari belakang mereka1 (dengan menyerukan), "Janganlah kamu menyembah selain Allah!" Mereka menjawab, "Kalau Tuhan kami menghendaki tentu Dia menurunkan malaikat-malaikat-Nya, maka sesungguhnya kami mengingkari wahyu yang engkau diutus menyampaikannya."
فَأَ
Faamma AAadun fastakbaroofee al-ardi bighayri alhaqqi waqaloo manashaddu minna quwwatan awa lam yaraw anna Allahaallathee khalaqahum huwa ashaddu minhum quwwatan wakanoobi-ayatina yajhadoon
Maka adapun kaum 'Ād, mereka menyombongkan diri di bumi tanpa (mengindahkan) kebenaran dan mereka berkata, "Siapakah yang lebih hebat kekuatannya dari kami?" Tidakkah mereka memperhatikan bahwa sesungguhnya Allah yang menciptakan mereka. Dia lebih hebat kekuatan-Nya dari mereka? Dan mereka telah mengingkari tanda-tanda (kebesaran) Kami.
فَأَرْسَلْنَا عَلَيْهِمْ رِي
Faarsalna AAalayhim reehan sarsaranfee ayyamin nahisatin linutheeqahumAAathaba alkhizyi fee alhayati addunyawalaAAathabu al-akhirati akhza wahum layunsaroon
Maka Kami tiupkan angin yang sangat bergemuruh kepada mereka dalam beberapa hari yang nahas, karena Kami ingin agar mereka itu merasakan siksaan yang menghinakan dalam kehidupan di dunia. Sedangkan azab akhirat pasti lebih menghinakan dan mereka tidak diberi pertolongan.
وَأَ
Waamma thamoodu fahadaynahumfastahabboo alAAama AAala alhudafaakhathat-hum saAAiqatu alAAathabi alhoonibima kanoo yaksiboon
Dan adapun kaum Samud, mereka telah Kami beri petunjuk tetapi mereka lebih menyukai kebutaan (kesesatan) daripada petunjuk itu, maka mereka disambar petir sebagai azab yang menghinakan disebabkan apa yang telah mereka kerjakan.
وَنَجَّيْنَا
Wanajjayna allatheena amanoowakanoo yattaqoon
Dan Kami selamatkan orang-orang yang beriman karena mereka adalah orang-orang yang bertakwa.
وَيَوْمَ يُحْشَرُ أَعْد
Wayawma yuhsharu aAAdao Allahiila annari fahum yoozaAAoon
Dan (ingatlah) pada hari (ketika) musuh-musuh Allah digiring ke neraka lalu mereka dipisah-pisahkan.
حَتَّ
Hatta itha ma jaoohashahida AAalayhim samAAuhum waabsaruhum wajulooduhum bimakanoo yaAAmaloon
Sehingga apabila mereka sampai ke neraka, pendengaran, penglihatan dan kulit mereka menjadi saksi terhadap apa yang telah mereka lakukan.
وَقَالُو
Waqaloo lijuloodihim lima shahidtumAAalayna qaloo antaqana Allahuallathee antaqa kulla shay-in wahuwa khalaqakumawwala marratin wa-ilayhi turjaAAoon
Dan mereka berkata kepada kulit mereka, "Mengapa kamu menjadi saksi terhadap kami?" Kulit mereka menjawab, "Yang menjadikan kami dapat berbicara adalah Allah, yang (juga) menjadikan segala sesuatu dapat berbicara, dan Dialah yang menciptakan kamu yang pertama kali dan hanya kepada-Nya kamu dikembalikan."
وَمَا كُ
Wama kuntum tastatiroona an yashhadaAAalaykum samAAukum wala absarukum walajuloodukum walakin thanantum anna Allahala yaAAlamu katheeran mimma taAAmaloon
Dan kamu tidak dapat bersembunyi dari kesaksian pendengaran, penglihatan dan kulitmu terhadapmu1 bahkan kamu mengira Allah tidak mengetahui banyak tentang apa yang kamu lakukan.
وَذ
Wathalikum thannukumuallathee thanantum birabbikum ardakumfaasbahtum mina alkhasireen
Dan itulah dugaanmu yang telah kamu sangkakan terhadap Tuhanmu, (dugaan itu) telah membinasakan kamu, sehingga jadilah kamu termasuk orang yang rugi.
فَإ
Fa-in yasbiroo fannarumathwan lahum wa-in yastaAAtiboo fama hum minaalmuAAtabeen
Meskipun mereka bersabar (atas azab neraka) maka nerakalah tempat tinggal mereka dan jika mereka minta belas kasihan, maka mereka itu tidak termasuk orang yang pantas dikasihani.
۞ وَقَيَّضْنَا لَهُمْ قُرَن
Waqayyadna lahum quranaafazayyanoo lahum ma bayna aydeehim wama khalfahumwahaqqa AAalayhimu alqawlu fee omamin qad khalat minqablihim mina aljinni wal-insi innahum kanoo khasireen
Dan Kami tetapkan bagi mereka teman-teman (setan) yang memuji-muji apa saja yang ada di hadapan dan di belakang mereka1 dan tetaplah atas mereka putusan azab bersama umat-umat yang terdahulu sebelum mereka dari (golongan) jin dan manusia. Sungguh, mereka adalah orang-orang yang rugi.
وَقَالَ
Waqala allatheena kafaroo latasmaAAoo lihatha alqur-ani walghaw feehilaAAallakum taghliboon
Dan orang-orang yang kafir berkata, "Janganlah kamu mendengarkan (bacaan) Alquran ini dan buatlah kegaduhan terhadapnya, agar kamu dapat mengalahkan (mereka)."
فَلَنُذِيقَ
Falanutheeqanna allatheenakafaroo AAathaban shadeedan walanajziyannahum aswaa allatheekanoo yaAAmaloon
Maka sungguh, akan Kami timpakan azab yang keras kepada orang-orang yang kafir itu dan sungguh, akan Kami beri balasan mereka dengan seburuk-buruk balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.
ذ
Thalika jazao aAAda-iAllahi annaru lahum feeha darualkhuldi jazaan bima kanoo bi-ayatinayajhadoon
Demikianlah balasan (terhadap) musuh-musuh Allah (yaitu) neraka; mereka mendapat tempat tinggal yang kekal di dalamnya sebagai balasan atas keingkaran mereka terhadap ayat-ayat Kami.
وَقَالَ
Waqala allatheena kafaroorabbana arina allathayni adallanamina aljinni wal-insi najAAalhuma tahta aqdaminaliyakoona mina al-asfaleen
Dan orang-orang yang kafir berkata, "Ya Tuhan kami, perlihatkanlah kepada kami dua golongan yang telah menyesatkan kami yaitu (golongan) jin dan manusia, agar kami letakkan keduanya di bawah telapak kaki agar kedua golongan itu menjadi yang paling bawah (hina)."
إِ
Inna allatheena qaloo rabbunaAllahu thumma istaqamoo tatanazzalu AAalayhimualmala-ikatu alla takhafoo wala tahzanoowaabshiroo biljannati allatee kuntum tooAAadoon
Sesungguhnya orang-orang yang berkata, "Tuhan kami adalah Allah" kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat-malaikat akan turun kepada mereka (dengan berkata), "Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu bersedih hati; dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan kepadamu."
نَحْنُ أَوْلِي
Nahnu awliyaokum fee alhayatiaddunya wafee al-akhirati walakum feehama tashtahee anfusukum walakum feeha mataddaAAoon
Kamilah pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia dan akhirat; di dalamnya (surga) kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh apa yang kamu minta.
نُزُل
Nuzulan min ghafoorin raheem
Sebagai penghormatan (bagimu) dari (Allah) Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang.
وَمَنْ أَحْسَنُ قَوْل
Waman ahsanu qawlan mimman daAAaila Allahi waAAamila salihan waqalainnanee mina almuslimeen
Dan siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah dan mengerjakan kebajikan dan berkata, "Sungguh, aku termasuk orang-orang muslim (yang berserah diri)?"
وَلَا تَسْتَوِى
Wala tastawee alhasanatu walaassayyi-atu idfaAA billatee hiya ahsanufa-itha allathee baynaka wabaynahu AAadawatunkaannahu waliyyun hameem
Dan tidaklah sama kebaikan dan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, sehingga orang yang ada rasa permusuhan antara kamu dan dia akan seperti teman yang setia.
وَمَا يُلَقَّ
Wama yulaqqaha illaallatheena sabaroo wama yulaqqahailla thoo haththin AAatheem
Dan (sifat-sifat yang baik itu) tidak akan dianugerahkan kecuali kepada orang-orang yang sabar dan tidak dianugerahkan kecuali kepada orang-orang yang mempunyai keberuntungan yang besar.
وَإِ
Wa-imma yanzaghannaka mina ashshaytaninazghun fastaAAith billahi innahuhuwa assameeAAu alAAaleem
Dan jika setan mengganggumu dengan suatu godaan, maka mohonlah perlindungan kepada Allah. Sungguh, Dialah Yang Maha Mendengar, Maha Mengetahui.
وَمِنْ ءَايَ
Wamin ayatihi allaylu wannaharuwashshamsu walqamaru la tasjudoo lishshamsiwala lilqamari wasjudoo lillahi alatheekhalaqahunna in kuntum iyyahu taAAbudoon
Dan sebagian dari tanda-tanda kebesaran-Nya ialah malam, siang, matahari dan bulan. Janganlah bersujud kepada matahari dan jangan (pula) kepada bulan, tetapi bersujudlah kepada Allah yang menciptakannya, jika kamu hanya menyembah kepada-Nya.
فَإِنِ
Fa-ini istakbaroo fallatheenaAAinda rabbika yusabbihoona lahu billayli wannahariwahum la yas-amoon
Jika mereka menyombongkan diri, maka mereka (malaikat) yang di sisi Tuhanmu bertasbih kepada-Nya pada malam dan siang hari, sedang mereka tidak pernah jemu.
وَمِنْ ءَايَ
Wamin ayatihi annaka taraal-arda khashiAAatan fa-itha anzalnaAAalayha almaa ihtazzat warabat inna allatheeahyaha lamuhyee almawta innahuAAala kulli shay-in qadeer
Dan sebagian dari tanda-tanda (kebesaran)-Nya, engkau melihat bumi itu kering dan tandus, tetapi apabila Kami turunkan hujan di atasnya, niscaya ia bergerak dan subur. Sesungguhnya (Allah) yang menghidupkannya pasti dapat menghidupkan yang mati; sesungguhnya Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.
إِ
Inna allatheena yulhidoona feeayatina la yakhfawna AAalaynaafaman yulqa fee annari khayrun ammanya/tee aminan yawma alqiyamati iAAmaloo mashi/tum innahu bima taAAmaloona baseer
Sesungguhnya orang-orang yang mengingkari tanda-tanda (kebesaran) Kami, mereka tidak tersembunyi dari Kami. Apakah orang-orang yang dilemparkan ke dalam neraka yang lebih baik ataukah mereka yang datang dengan aman sentosa pada hari Kiamat? Lakukanlah apa yang kamu kehendaki! Sungguh, Dia Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.
إِ
Inna allatheena kafaroo biththikrilamma jaahum wa-innahu lakitabun AAazeez
Sesungguhnya orang-orang yang mengingkari Alquran ketika (Alquran) itu disampaikan kepada mereka (mereka itu pasti akan celaka), dan sesungguhnya (Alquran) itu adalah Kitab yang mulia,
لَّا يَأْتِيهِ
La ya/teehi albatilu min bayniyadayhi wala min khalfihi tanzeelun min hakeemin hameed
(yang) tidak akan didatangi oleh kebatilan baik dari depan maupun dari belakang (pada masa lalu dan yang akan datang), yang diturunkan dari Tuhan Yang Mahabijaksana, Maha Terpuji.
مَّا يُقَالُ لَكَ إِلَّا مَا قَ
Ma yuqalu laka illa maqad qeela lirrusuli min qablika inna rabbaka lathoomaghfiratin wathoo AAiqabin aleem
Apa yang dikatakan (oleh orang-orang kafir) kepadamu tidak lain adalah apa yang telah dikatakan kepada rasul-rasul sebelummu. Sungguh, Tuhanmu mempunyai ampunan dan azab yang pedih.
وَلَوْ جَعَلْنَ
Walaw jaAAalnahu qur-ananaAAjamiyyan laqaloo lawla fussilat ayatuhuaaAAjamiyyun waAAarabiyyun qul huwa lillatheena amanoohudan washifaon wallatheena layu/minoona fee athanihim waqrun wahuwa AAalayhim AAaman ola-ikayunadawna min makanin baAAeed
Dan sekiranya Alquran Kami jadikan sebagai bacaan dalam bahasa selain bahasa Arab niscaya mereka mengatakan, "Mengapa tidak dijelaskan ayat-ayatnya?" Apakah patut (Alquran) dalam bahasa selain bahasa Arab sedang (rasul), orang Arab? Katakanlah, "Alquran adalah petunjuk dan penyembuh bagi orang-orang yang beriman. Dan orang-orang yang tidak beriman pada telinga mereka ada sumbatan, dan (Alquran) itu merupakan kegelapan bagi mereka.1 Mereka itu (seperti) orang-orang yang dipanggil dari tempat yang jauh."
وَلَقَ
Walaqad atayna moosaalkitaba fakhtulifa feehi walawla kalimatunsabaqat min rabbika laqudiya baynahum wa-innahum lafeeshakkin minhu mureeb
Dan sungguh, telah Kami berikan kepada Musa Kitab (Taurat) lalu diperselisihkan. Sekiranya tidak ada keputusan yang terdahulu dari Tuhanmu, orang-orang kafir itu pasti sudah dibinasakan. Dan sesungguhnya mereka benar-benar dalam keraguan yang mendalam terhadapnya.
مَّنْ عَمِلَ صَ
Man AAamila salihanfalinafsihi waman asaa faAAalayha wamarabbuka bithallamin lilAAabeed
Barangsiapa mengerjakan kebajikan maka (pahalanya) untuk dirinya sendiri dan barangsiapa berbuat jahat maka (dosanya) menjadi tanggungan dirinya sendiri. Dan Tuhanmu sama sekali tidak menzalimi hamba-hamba(Nya).