بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ
Preview ukuran font
ح
قُل لِّلَّذِينَ ءَامَنُو
أَفَرَءَيْتَ مَنِ
وَبَدَا لَهُمْ سَيِّـَٔـاتُ مَا عَمِلُو
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang
ح
Ha-meem
Ḥā Mīm.
تَ
Tanzeelu alkitabi mina AllahialAAazeezi alhakeem
Kitab (ini) diturunkan dari Allah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
إِ
Inna fee assamawati wal-ardilaayatin lilmu/mineen
Sungguh, pada langit dan bumi benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orang mukmin.
وَفِى خَلْقِكُمْ وَمَا يَبُثُّ مِ
Wafee khalqikum wama yabuththu min dabbatinayatun liqawmin yooqinoon
Dan pada penciptaan dirimu dan pada makhluk bergerak yang bernyawa yang bertebaran (di bumi) terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) untuk kaum yang meyakini,
وَ
Wakhtilafi allayli wannahariwama anzala Allahu mina assama-i minrizqin faahya bihi al-arda baAAda mawtihawatasreefi arriyahi ayatunliqawmin yaAAqiloon
dan pada pergantian malam dan siang, dan hujan yang diturunkan Allah dari langit, lalu dengan (air hujan) itu dihidupkan-Nya bumi setelah mati (kering); dan pada perkisaran angin terdapat pula tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang mengerti.
تِلْكَ ءَايَ
Tilka ayatu Allahinatlooha AAalayka bilhaqqi fabi-ayyi hadeethinbaAAda Allahi waayatihi yu/minoon
Itulah ayat-ayat Allah yang Kami bacakan kepadamu dengan sebenarnya; maka dengan perkataan mana lagi mereka akan beriman setelah Allah dan ayat-ayat-Nya.
وَيْ
Waylun likulli affakin atheem
Celakalah bagi setiap orang yang banyak berdusta lagi banyak berdosa,
يَسْمَعُ ءَايَ
YasmaAAu ayati Allahitutla AAalayhi thumma yusirru mustakbiran kaan lamyasmaAAha fabashshirhu biAAathabin aleem
(yaitu) orang yang mendengar ayat-ayat Allah ketika dibacakan kepadanya, namun dia tetap menyombongkan diri seakan-akan dia tidak mendengarnya. Maka peringatkanlah dia dengan azab yang pedih.
وَإِذَا عَلِمَ مِنْ ءَايَ
Wa-itha AAalima min ayatinashay-an ittakhathaha huzuwan ola-ika lahumAAathabun muheen
Dan apabila dia mengetahui sedikit tentang ayat-ayat Kami, maka (ayat-ayat itu) dijadikan olok-olok. Merekalah yang akan menerima azab yang menghinakan.
مّ
Min wara-ihim jahannamu walayughnee AAanhum ma kasaboo shay-an wala maittakhathoo min dooni Allahi awliyaa walahumAAathabun AAatheem
Di hadapan mereka neraka Jahanam, dan tidak akan berguna bagi mereka sedikit pun apa yang telah mereka kerjakan, dan tidak pula (bermanfaat) apa yang mereka jadikan sebagai pelindung-pelindung (mereka) selain Allah. Dan mereka akan mendapat azab yang besar.
هَ
Hatha hudan wallatheenakafaroo bi-ayati rabbihim lahum AAathabunmin rijzin aleem
Ini (Alquran) adalah petunjuk. Dan orang-orang yang mengingkari ayat-ayat Tuhannya, mereka akan mendapat azab berupa siksaan yang sangat pedih.
۞ ٱللَّهُ
Allahu allathee sakhkharalakumu albahra litajriya alfulku feehi bi-amrihiwalitabtaghoo min fadlihi walaAAallakum tashkuroon
Allah lah yang menundukkan laut untukmu agar kapal-kapal dapat berlayar di atasnya dengan perintah-Nya, dan agar kamu dapat mencari sebagian karunia-Nya, dan agar kamu bersyukur.
وَسَخَّرَ لَك
Wasakhkhara lakum ma fee assamawatiwama fee al-ardi jameeAAan minhu inna fee thalikalaayatin liqawmin yatafakkaroon
Dan Dia menundukkan apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi untukmu semuanya (sebagai rahmat) dari-Nya. Sungguh, dalam hal yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orang yang berpikir.
قُل لِّلَّذِينَ ءَامَنُو
Qul lillatheena amanooyaghfiroo lillatheena la yarjoona ayyama Allahiliyajziya qawman bima kanoo yaksiboon
Katakanlah (Muhammad) kepada orang-orang yang beriman, hendaklah mereka memaafkan orang-orang yang tidak takut akan hari-hari Allah,1 karena Dia akan membalas suatu kaum sesuai dengan apa yang telah mereka kerjakan.
مَنْ عَمِلَ صَ
Man AAamila salihanfalinafsihi waman asaa faAAalayha thumma ilarabbikum turjaAAoon
Barangsiapa mengerjakan kebajikan, maka itu untuk dirinya sendiri, dan barangsiapa mengerjakan kejahatan, maka itu akan menimpa dirinya sendiri; kemudian kepada Tuhanmu kamu dikembalikan.
وَلَقَ
Walaqad atayna banee isra-eelaalkitaba walhukma wannubuwwatawarazaqnahum mina attayyibati wafaddalnahumAAala alAAalameen
Dan sungguh, kepada Bani Israil telah Kami berikan Kitab (Taurat), kekuasaan dan kenabian, Kami anugerahkan kepada mereka rezeki yang baik, dan Kami lebihkan mereka atas bangsa-bangsa (pada masa itu).
وَءَاتَيْنَ
Waataynahum bayyinatinmina al-amri fama ikhtalafoo illa min baAAdi majaahumu alAAilmu baghyan baynahum inna rabbaka yaqdeebaynahum yawma alqiyamati feema kanoo feehiyakhtalifoon
Dan Kami berikan kepada mereka keterangan-keterangan yang jelas tentang urusan (agama); maka mereka tidak berselisih kecuali setelah datang ilmu kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Sungguh, Tuhanmu akan memberi putusan kepada mereka pada hari Kiamat terhadap apa yang selalu mereka perselisihkan.
ثُ
Thumma jaAAalnaka AAalashareeAAatin mina al-amri fattabiAAha walatattabiAA ahwaa allatheena la yaAAlamoon
Kemudian Kami jadikan engkau (Muhammad) mengikuti syariat (peraturan) dari agama itu, maka ikutilah (syariat itu) dan janganlah engkau ikuti keinginan orang-orang yang tidak tahu.
إِ
Innahum lan yughnoo AAanka mina Allahishay-an wa-inna aththalimeena baAAduhumawliyao baAAdin wallahu waliyyualmuttaqeen
Sungguh, mereka tidak akan dapat menghindarkan engkau sedikit pun dari (azab) Allah. Dan sungguh, orang-orang yang zalim itu sebagian menjadi pelindung atas sebagian yang lain; sedang Allah pelindung bagi orang-orang yang bertakwa.
هَ
Hatha basa-iru linnasiwahudan warahmatun liqawmin yooqinoon
(Alquran) ini adalah pedoman bagi manusia, petunjuk dan rahmat bagi kaum yang meyakini.
أَمْ حَسِبَ
Am hasiba allatheena ijtarahooassayyi-ati an najAAalahum kallatheenaamanoo waAAamiloo assalihati sawaanmahyahum wamamatuhum saa ma yahkumoon
Apakah orang-orang yang melakukan kejahatan itu mengira bahwa Kami akan memperlakukan mereka seperti orang-orang yang beriman dan yang mengerjakan kebajikan, yaitu sama dalam kehidupan dan kematian mereka? Alangkah buruknya penilaian mereka itu.
وَخَلَقَ
Wakhalaqa Allahu assamawatiwal-arda bilhaqqi walitujzakullu nafsin bima kasabat wahum la yuthlamoon
Dan Allah menciptakan langit dan bumi dengan tujuan yang benar, dan agar setiap jiwa diberi balasan sesuai dengan apa yang dikerjakannya, dan mereka tidak akan dirugikan.
أَفَرَءَيْتَ مَنِ
Afaraayta mani ittakhatha ilahahuhawahu waadallahu Allahu AAalaAAilmin wakhatama AAala samAAihi waqalbihi wajaAAala AAalabasarihi ghishawatan faman yahdeehi min baAAdi Allahiafala tathakkaroon
Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya dan Allah membiarkannya sesat dengan sepengetahuan-Nya,1 dan Allah telah mengunci pendengaran dan hatinya serta meletakkan tutup atas penglihatannya? Maka siapakah yang mampu memberinya petunjuk setelah Allah (membiarkannya sesat)? Mengapa kamu tidak mengambil pelajaran?
وَقَالُو
Waqaloo ma hiya illa hayatunaaddunya namootu wanahya wamayuhlikuna illa addahru wama lahum bithalikamin AAilmin in hum illa yathunnoon
Dan mereka berkata, "Kehidupan ini tidak lain hanyalah kehidupan di dunia saja, kita mati dan kita hidup, dan tidak ada yang membinasakan kita selain masa." Tetapi mereka tidak mempunyai ilmu tentang itu, mereka hanyalah menduga-duga saja.
وَإِذَا تُتْلَىٰ عَلَيْهِمْ ءَايَ
Wa-itha tutla AAalayhim ayatunabayyinatin ma kana hujjatahum illaan qaloo i/too bi-aba-ina in kuntum sadiqeen
Dan apabila kepada mereka dibacakan ayat-ayat Kami yang jelas, tidak ada bantahan mereka selain mengatakan, "Hidupkanlah kembali nenek moyang kami, jika kamu orang yang benar."
قُلِ
Quli Allahu yuhyeekum thummayumeetukum thumma yajmaAAukum ila yawmi alqiyamatila rayba feehi walakinna akthara annasila yaAAlamoon
Katakanlah, "Allah yang menghidupkan kemudian mematikan kamu, setelah itu mengumpulkan kamu pada hari Kiamat yang tidak diragukan lagi; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui."
وَلِلَّهِ مُلْكُ
Walillahi mulku assamawatiwal-ardi wayawma taqoomu assaAAatuyawma-ithin yakhsaru almubtiloon
Dan milik Allah lah kerajaan langit dan bumi. Dan pada hari terjadinya Kiamat, akan rugilah pada hari itu orang-orang yang mengerjakan kebatilan (dosa).
وَتَرَىٰ كُلَّ أُ
Watara kulla ommatin jathiyatankullu ommatin tudAAa ila kitabihaalyawma tujzawna ma kuntum taAAmaloon
Dan (pada hari itu) engkau akan melihat setiap umat berlutut. Setiap umat dipanggil untuk (melihat) buku catatan amalnya. Pada hari itu kamu diberi balasan atas apa yang telah kamu kerjakan.
هَ
Hatha kitabuna yantiquAAalaykum bilhaqqi inna kunnanastansikhu ma kuntum taAAmaloon
(Allah berfirman), "Inilah kitab (catatan) Kami yang menuturkan kepadamu dengan sebenar-benarnya. Sesungguhnya Kami telah menyuruh mencatat apa yang telah kamu kerjakan."
فَأَ
Faamma allatheena amanoowaAAamiloo assalihati fayudkhiluhumrabbuhum fee rahmatihi thalika huwa alfawzualmubeen
Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, maka Tuhan memasukkan mereka ke dalam rahmat-Nya (surga). Demikian itulah kemenangan yang nyata.
وَأَ
Waamma allatheena kafarooafalam takun ayatee tutla AAalaykum fastakbartumwakuntum qawman mujrimeen
Sedangkan (kepada) orang-orang yang kafir (difirmankan), "Bukankah ayat-ayat-Ku telah dibacakan kepadamu, tetapi kamu menyombongkan diri dan kamu menjadi orang-orang yang berbuat dosa?"
وَإِذَا قِيلَ إِ
Wa-itha qeela inna waAAda Allahihaqqun wassaAAatu la rayba feehaqultum ma nadree ma assaAAatu in nathunnuilla thannan wama nahnubimustayqineen
Dan apabila dikatakan (kepadamu), "Sungguh, janji Allah itu benar, dan hari Kiamat itu tidak diragukan adanya," kamu menjawab, "Kami tidak tahu apakah hari Kiamat itu, kami hanyalah menduga-duga saja, dan kami tidak yakin."
وَبَدَا لَهُمْ سَيِّـَٔـاتُ مَا عَمِلُو
Wabada lahum sayyi-atu maAAamiloo wahaqa bihim ma kanoo bihiyastahzi-oon
Dan nyatalah bagi mereka keburukan-keburukan yang mereka kerjakan, dan berlakulah (azab) terhadap mereka yang dahulu mereka perolok-olokkan.
وَقِيلَ
Waqeela alyawma nansakum kamanaseetum liqaa yawmikum hatha wama/wakumu annaruwama lakum min nasireen
Dan kepada mereka dikatakan, "Pada hari ini Kami melupakan kamu sebagaimana kamu telah melupakan pertemuan (dengan) harimu ini; dan tempat kembalimu ialah neraka, dan sekali-kali tidak akan ada penolong bagimu.
ذ
Thalikum bi-annakumu ittakhathtumayati Allahi huzuwan wagharratkumu alhayatuaddunya falyawma la yukhrajoonaminha wala hum yustaAAtaboon
Yang demikian itu karena sesungguhnya kamu telah menjadikan ayat-ayat Allah sebagai olok-olokkan, dan kamu telah ditipu oleh kehidupan dunia." Maka pada hari ini mereka tidak dikeluarkan dari neraka dan tidak pula mereka diberi kesempatan untuk bertobat.
فَلِلَّهِ
Falillahi alhamdu rabbi assamawatiwarabbi al-ardi rabbi alAAalameen
Segala puji hanya bagi Allah, Tuhan (pemilik) langit dan bumi, Tuhan seluruh alam.
وَلَهُ
Walahu alkibriyao fee assamawatiwal-ardi wahuwa alAAazeezu alhakeem
Dan hanya bagi-Nya segala keagungan di langit dan di bumi, dan Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
Al-Jathiyah
Ayat